Rem Blong, Empat Mobil Tabrakan
TULUNGAGUNG - Tabrakan berantai terjadi di jalan raya Tulungagung –Trenggalek, tepatnya di Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang.
Tabrakan karambol itu melibatkan empat kendaraan roda empat dan satu sepeda angin.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya pengendara sepeda angin bernama Doni Suryadi, 35, warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Rejotangan, mengalami luka serius. Dia harus dilarikan ke IGD RSUD dr Iskak Tulungagung.
Sedangkan pengendara dan penumpang Zebra Espass AG 1703 YA, Suzuki AVP AG 1809 DG, truk semen UD. Varia Usaha W 8602 G dan truk kosong nopol AG 8528 P, tidak mengalami luka.
Kapolres Tulungagung AKBP Agus Wijayanto melalui Kanitlaka Ipda Heru Sudjio BS membenarkan kecelakaan lalulintas yang melibatkan empat kendaraan dan sepeda itu. Kejadiannya sekitar pukul 15.30. Penyebabnya, diduga akibat rem truk bermuatan semen blong.
“Unit laka langsung menunju ke TKP dan tiba di lokasi sekitar pukul 15.40, dan mengamankan lokasi, dan melarikan korban luka ke Puskesmas Gondang,” jelasnya.
Menurut saksi mata, lanjut Ipda Heru, kejadian tersebut bermula saat Espass yang dikendarai oleh Henky, warga Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, melaju dari utara ke selatan. Sekitar lima meter sebelum sampai di depan warung soto Condong Raos di desa setempat, Espass akan berbelok. “Espass melaju pelan dan mulai berhenti untuk berbelok ke warung, sambil menunggu sepeda obrok penjual mainan lewat,” paparnya.
Tiba-tiba saja, dari arah belakang, truk kuning yang disopiri oleh Ahmad Faroid, Desa/Kecamatan Padangan, Bojonegoro, tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Truk lalu menghantam belakang espass. Dihantam dari belakang, Espass terdorong ke depan. Sedang dari arah selatan muncul truk yang dikendarai Mukhtar. “Setelah disikat dari belakang, terdorong maju, lalu dari arah depan juga dihantam truk, hingga espass terhempas ke pinggir jalan,” ujar perwira asal Kecamatan Sukun, Malang ini.
Rem blong, dijelaskan Ipda Heru, truk semen yang dikemudikan Ahmad Faroid terus melaju, lalu menghantam sepeda angin penjual mainan anak-anak, Doni Suryadi hingga terlempar. Truk yang diduga berkecepatan tinggi itu terus maju dan kemudian terhenti setelah menabrak Suzuki AVP milik Arif Yudha yang terparkir. “Untungnya pemilik AVP yang terparkir sedang makan di warung, jadi mobil dalam keadaaan kosong,” ujarnya.
Menurut Ipda Heru, saat ini polisi masih melakukan pendataan dan menyelidiki kronolagis kecelakaan untuk menentukan siapa yang lalai dalam peristiwa tersebut. Polisi meminta keterangan dari saksi dan pengendara. “Masih diselidiki, dugaan sementara kecelakaan berawal dari rem blong truk bermuatan semen,” pungkasnya.
Sayang, RaTu belum berhasil mewawancarai Ahmad Faroid. Dia keburu diperiksa polisi di mapolres sore kemarin. (c1/her)

