Mancing, Kades Tewas Kesetrum
Kapolres Tulungagung AKBP Agus Wijayanto melalui Kasubag Humas AKP Bambang Sutikno mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00. Ketika itu korban sedang refreshing bersama teman-temannya dengan memancing di sungai di desa-nya, tidak jauh dari rumah korban.
Kebetulan waktu itu, dia menggunakan alat pancing stick kail merek Meguro Melenium. Dan stick kail tersebut terbuat dari alumunium sepanjang 630 cm. “Stick yang dipakai korban terbuat dari alumunium,” ungkapnya.
Dari atas jembatan, korban bersama teman-temannya memancing ikan. Tetapi, sewaktu korban menarik pancingnya ke atas, stick tersebut menyangkut kabel listrik yang ada di atas jembatan tersebut. Karena kabel telanjang, tak ayal korban langsung terpental ke jalan saat tersengat aliran listrik melalui stick kail tersebut. “Karena stik yang dipakai dari alumunium, jadi korban langsung kesetrum,” katanya.
Akibatnya, lanjut AKP Bambang Sutikno kepala korban terbentur aspal jalan di lokasi kejadian tersebut. Benturan di kepalanya membuat korban tidak sadarkan diri. Masyarakat di sekitarnya bergegas menolong dan membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah di Kecamatan Bandung. “Saat warga membawa korban ke rumah sakit, korban sudah tidak sadarkan diri,” ucapnya.
Sesampainya di Rumah Sakit Muhammadiyah, kondisi korban masih belum juga sadar. Dan pihak rumah sakit langsung merujuk agar korban di bawa ke Rumah Sakit Mardi Waloyo Blitar. Namun, sekitar pukul 20.40, nyawa korban sudah tidak tertolong. “Korban tidak bisa diselamatkan dan meninggal di Rumah Sakit Mardi Waloyo Blitar,” katanya. (c2/her)

