Radar Tulungagung, Jawa Pos Group, Jl. Panglima Sudirman 50A Tulungagung, Jawa Timur Indonesia

Features

Melihat PKL Petchaburi dan Rathadamri Road, Malioboro-nya Bangkok

Pedagangnya Cewek Cantik, Jualan Tak Dikenai Pajak

Di Bangkok, Thailand, juga memiliki pusat pedagang kaki lima (PKL) dan seniman, seperti Jalan Malioboro, Jogjakarta. Mereka berjualan di atas trotoar. Lokasinya di Petchaburi dan Rathadamri Road, Ratchathewi. Berikut laporan wartawan Jawa Pos Radar Tulungagung Andrian Sunaryo yang sedang berada di Bangkok, Thailand, mengikuti perhelatan World Newspaper WAN-IFRA.

 

Selengkapnya...

Dewi Maryam, Pelukis Henna di Tulungagung

 

Berawal saat di Ponpes, Kini Sering Terima Job Luar Kota

Meski di Tulungagung Henna (seni lukis tubuh dari daun pacar) kurang populer dibandingkan Tatto, tapi di kota marmer ada salah satu pelukis Henna yang sudah dikenal yakni Dewi Maryam. Perempuan berumur 27 ini menekuni Henna sejak 2005 lalu.

SYAIFUL ANWAR

Selengkapnya...

Tia Rindi Patricia, Penderita Leukemia asal Desa Majan, Kecamatan Kedungwaru

 

Orang Tua Tak Punya Duit, Pilih ke Pengobatan Alternatif

Semua orang tua ingin memiliki anak dalam kondisi normal, termasuk Sugeng Riyadi, warga Desa Majan, Kecamatan Kedungawaru. Tapi, keinginan tersebut sirna. Sebab anak pertamanya Tia Rindi Patricia menderita kanker sel darah (Leukemia). Sugeng berharap bocah 6 tahun tersebut bisa sembuh, tapi, sayang terkendala biaya.

DIDIN CAHYA FIRMANSYAH

Selengkapnya...

Penuturan Keluarga (Alm) Saiful Rohmat, Bocah Tewas Terseret Ombak di Pantai Coro

Dua Hari Rumah Korban Didatangi Puluhan Burung Gagak

Kesedihan mendalam terlihat jelas di raut muka Maturip 68, dan Leginah 50, orang tua Alm Saiful Rohmat 14. Warga Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, ini sangat sedih karena anak ragilnya meninggalkan mereka selama-lamanya setelah tewas terseret ombak di Pantai Coro, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Minggu (5/5) lalu.

SYAIFUL ANWAR

 

Selengkapnya...

Kondisi Santi, Warga Desa Nglutung, Kecamatan Sendang, Pasca Pemasungan Suaminya Parji yang Gila

Bekerja Buruh Tani untuk Penuhi Kebutuhan Suami dan Anak

Beban berat kini ditanggung Santi pasca pemasungan terhadap suaminya Parji sejak dua tahun silam. Parji dipasung karena mengalami ganguan jiwa berat dan sering mengamuk. Ibu 45 tahun ini harus bekerja sebagai buruh tani dan merawat sapi tetangga agar dapurnya tetap mengepul.

DIDIN CAHYA FIRMANSYAH

 

Selengkapnya...

>