Rabu 10
Maret
Facebook

Pesta Sekolah adalah penggemar

Dewan Baru Dikado Bebek

0827tulungaugng4
SARAT SIMBOL: Puryono menyerahkan bebek ke Agus Wahyudi yang baru dilantik kemarin (foto atas). Suasana pelantikan Anggota Dewan Trenggalek Periode 2009-2014.
TULUNGAGUNG – Sebanyak 45 ang­gota DPRD Trenggalek periode 2009-2014 kemarin resmi–dilantik. Pelantikan di Pen­dapa Trenggalek dimulai pukul 09.00 hing­ga selesai itu diwarnai aksi demo.
Lima pemuda yang mengatasnamakan Aliansi Trenggalek Menggugat berorasi di tempat pelantikan. Menggunakan to­peng badut, mereka menyalurkan aspirasi kepada dewan baru. Pendemo membawa se­ekor bebek yang diberikan kepada ang­gota dewan baru. Bebek diterima anggota dewan dari PDIP Agus Wahyudi.
Koordinator Aliansi Trenggalek Meng­gugat (ATM) Puryono mengatakan, bebek sebagai simbol sial. Dengan tujuan mem­bu­ang sial, dirinya mengkado be­bek. Hara­pannya, Trenggalek terhindar dari ketidak­beruntungan selama lima tahun ke depan. 
Lanjut Puryono, sebagian besar anggota dewan baru berlatar belakang kontraktor. Dirinya khawatir APBD akan dibeteti untuk dijadikan pemasukan “samping” bagi  para wakil rakyat. “Sekitar 60 persen mereka berlatar belakang kontraktor,” terang pria 30 tahun ini.
Sedang pengambilan sumpah jabatan dipimpin ketua Penga­di­lan Negeri Trenggalek. Dilanjut­kan dengan penetapan pimpinan sementara DPRD Trenggalek. Anggota DPRD dari PDIP Akbar Abas dinyatakan sebagai ketua dewan sementara. Itu karena par­tai banteng moncong putih men­dapat kursi terbanyak yaitu dela­pan. Sedang Akbar Abas meru­pa­kan ketua DPC PDIP setempat.
Sedang wakil ketua sementara diserahkan ke Kholiq, anggota DPRD dari PKB. Partai berlogo bola dunia dikelilingi sembilan bin­tang itu menduduki peringkat kedua dalam perolehan kursi de­wan, yaitu tujuh. Kholiq sendiri merupakan ketua DPC PKB.
Menariknya, baik Akbar Abas maupun Kholiq berasal dari satu kecamatan, yaitu Gandusari. Rumah keduanya juga tidak ter­lalu jauh. Hanya berjarak sekitar sekilo.
Ditemui usai pelantikan, Akbar Abas mengatakan segera berko­mu­nikasi dengan anggota dewan lainya. Tujuannya, pembentukan fraksi. “Kita terus jalin komu­ni­kasi dengan fraksi lain,” kata ayah dua anak itu. (c1)