Tewas Saat Kayuh Becak
TULUNGAGUNG – Nahas menimpa Sakur, warga Desa Gedingan, Kecamatan Kedungwaru. Pria berusia 60 tahun itu kemarin (18/07) meregang nyawa saat mengayuh becak di Jalan Panglima Sudirman Gang II Tulungagung.
Saat itu, sekitar pukul 12.00, Sakur mengantarkan dua penumpang ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Namun saat di jalan, dia ambruk kemudian meninggal.
Puluhan warga yang mengetahui peristiwa itu berusaha memberikan pertolongan. Namun gagal. Jenasah abang becak itu dilarikan ke RSUD dr Iskak oleh polisi untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolres Tulungagung AKBP Agus Wijayanto melalui Kapolsek Kota Tulungagung Kompol Piji Wiyono membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan beberapa saksi, korban diketahui seringkali mangkal di kawasan timur stasiun Kereta Api Tulungagung. Tentunya, untuk mencari penumpang.
“Sekitar pukul 12.00 korban mendapat order mengantar penumpang ke rumah sakit. Namun di tengah perjalanan, sekitar 200 meter kemudian korban terjatuh dan tewas di lokasi kejadian,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Kompol Puji Wiyono menuturkan, dua penumpang yang dimintai keterangan itu mengaku, bahwa korban bersedia mengantarkan keduanya ke rumah sakit.
Mereka hendak menjeguk saudara penumpang yang melahirkan. “Info sementara seperti itu. Namun, kami tetap lakukan upaya penyelidikan,” kata perwira pangkat melati satu di pundak ini.
Kompol Puji Wiyono melanjutkan, berdasarkan hasil keterangan medis sementara, korban tewas akibat serangan jantung mendadak. “Kami menduga, korban tewas akibat serangan jantung,” pungkasnya. (tri)

