Dijambret, Uang Rekreasi Amblas
Kapolres Tulungagung AKBP Agus Wijayanto melalui Kasubag Humas AKP Suratman, membenarkan adanya laporan perampasan tersebut. Saat ini, berkas laporan tersebut didalami satreskrim untuk ditindaklanjuti.
“Berkasnya baru dilaporkan, jadi polisi masih memeriksa kesaksian dari korban,”jelasnya.
Menurut keterangan korban saat melapor, lanjut dia, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30. Rencananya, sekitar pukul 07.30, korban akan berangkat rekreasi dengan para siswa. Sementara untuk biaya perjalanan rekreasi, dia menyimpannya di rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ingin cepat, dia lalu mengambilnya lewat ATM.
“Dengan mengendarai motor, dia mengambil uang di ATM BRI cabang Tulungagung,” ujarnya.
Setelah mengambil uang sebesar Rp 5 juta, korban lalu mengendarai motornya menuju ke sekolah dasar tempatnya mengajar yang terletak di wilayah Kecamatan Gondang. Tanpa curiga sedikitpun, dia melaju pelan melewati jalan di Kelurahan Kedungsuko, Kecamatan Tulungagung. Tiba-tiba dari arah belakang, dua motor dengan tiga pengendara melaju dari belakang.
“Dia melihat ada dua pengendara motor lain, tapi dia tidak curiga sama sekali. Lalu, saat mereka berdekatan, motor korban langsung dipepet dua motor. Lalu tas warna kuning yang digantung di bahunya dirampas,” ujarnya.
Motor korban oleng, namun tidak sempat jatuh. Dia hanya mampu melihat kedua kendaraan penjambret melaju ke arah barat dengan kencang. Dalam kondisi shock atas kejadian yang baru saja dialaminya, korban kemudian berbalik ke rumahnya di Kampungdalem.
“Kemudian, sekitar pukul 07.30, korban melaporkan kejadian yang baru dialaminya ke polsekta. Selain berisi uang Rp 5 juta, di dalam tas tersebut juga terdapat HP merk Nokia, KTP, SIM, dan kartu ATM,”tandas perwira berpangkat balok tiga di pundak ini. (c1/ris)

