Soeharto: Terima Kasih Rakyatku
TRENGGALEK – Hari ini berakhir sudah pemerintahan Soeharto dan Mahsun Ismail sebagai Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek periode 2005-2010. Soeharto pun bersyukur, dan menyampaikan terima kasih sebesarnya pada semua elemen masyarakat yang sudah membantu kinerjanya selama ini. “Alhamdulillah saya dapat mengakhiri jabatan amanah rakyat Trenggalek sebagai bupati periode 2005-2010 dengan selamat dan semoga selamat selamanya,” kata Soeharto.
Dia menyampaikan terima kasih yang tulus, kepada seluruh PNS Kabupaten Trenggalek, mulai staf paling bawah, staf, para pejabat, kepala SKPD, utamanya setda. Kemudian segenap pimpinan dan anggota DPRD Trenggalek. Juga segenap anggota Fospida/Muspida.
Para tokoh sesepuh, pinisepuh masyarakat Trenggalek, utamanya para kiai. Kemudian kepada para kepala kantor atau nstansi vertical. Pihak perbankan yang juga banyak membantu, diantaranya Bank BRI, Bank Jatim, Bank BNI 46, BPR Jatim, BPR Jwalita, Bank BCA dan Bank Danamon.
Tidak lupa juga Soeharto berterima kasih kepada rekan –rekan media cetak, elektronik, serta radio-radio di seluruh Trenggalek. Juga pada para pelaku dunia usaha. “Serta seluruh ,rakyatku yang saya cintai,” kata Soeharto.
Mantan orang nomor satu di kabupaten penghasil kripik tempe ini meminta maaf kepada masyarakat Trenggalek jika selama memimpin ada yang kurang berkenan. “Sudah tentu saya menyadari sepenuhnya bahwa saya banyak kekurangan, kesalahan, tindak tanduk, serta lisan saya yang kurang berkenan. Saya pribadi dan keluarga memohon maaf yang seiklas-iklasnya,” ucap Soeharto.
Selanjutnya Soeharto mengajak semua elemen tadi agar mendukung program-program yang akan dilaksanakan Mulyadi dan Kholiq sebagai bupati dan wakil bupati untuk periode 2010-2015. Dukungan ini demi menuju kemakmuran rakyat Trenggalek. “Semoga Allah meridhoi perjuangan kita, amin,” ucap Soeharto. (tin)

