Semakin Dekat dengan Pembaca

148 Desa Belum Termin III, Ini Penjelasan DPMD

KABUPATEN BLITAR – Tiga bulan jelang tutup buku, hanya 62 desa yang sudah menerima penyaluran dana desa (DD) tahap III. Diduga karena pemerintah desa (pemdes) kesulitan menyerap anggaran tahap sebelumnya.

“DD yang sudah tersalurkan pada tahap III ini sekitar Rp 6,9 miliar. Itu untuk 62 desa,” ujar Kasi Bina Keuangan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Blitar, Sudarmi, kemarin (3/10).

Total pagu DD tahun anggaran 2022 sekitar Rp 204,8 miliar. Itu untuk mendukung pembangunan 220 desa di Bumi Penataran. Setiap desa memiliki besaran yang berbeda. Itu tergantung luasan wilayah, jumlah penduduk, dan beberpa indikator lain. DD ini ditransfer tiga kali dalam setahun. Yakni dengan besaran 40:40:20 persen dari total pagu yang diterima desa.

Sudarmi tidak menampik lebih dari separo desa belum bisa menerima pencairan dana dari pemerintah pusat tersebut. Kemungkinan mereka masih belum bisa memenuhi persyaratan untuk mengajukan pencairan termin ke III ini. “Karena persyaratannya penyerapan (termin sebelumnya, Red) oleh desa minimal 90 persen dan capaian keluaran minimal 75 persen,” terangnya.

Ada 10 desa mandiri yang memiliki perlakuan berbeda dalam penyaluran DD ini. Desa-desa tersebut hanya perlu dua kali penyaluran karena dinilai baik dalam pengelolaan keluangan desa, dan kini sudah menerima penyaluran termin ke II. Untuk itu, masih ada sekitar 148 desa yang hingga kini belum menerima penyaluran DD secara penuh.

Perempuan ramah ini menambahkan, tidak hanya penyerapan anggaran yang kurang. Ada beberapa tantangan lain dalam penyaluran DD ini. Misalnya desa juga harus merubah anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). “Kalau tidak melakukan perubahan anggaran ya tidak bisa melakukan penyerapan,” terangnya.

Pemanfaatan DD ini tidak terpengaruh oleh kenaikan harga BBM. Kendati sama-sama bersumber dari pusat, tidak ada penyesuaian anggaran dalam rangka kompensasi kenaikan harga ini. “Dalam pemanfaatan DD ini sebagian juga untuk BLT, jadi tidak ada perubahan untuk mengakomodasi kepentingan kenaikan BBM,” ujarnya.

Sudarmi menambahkan, tak kurang 23 ribu keluarga penerima manfaat BLT DD ini. mereka mendapatkan bantuan sosial tersebut tiap bulan dari dana desa. (hai/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.