Semakin Dekat dengan Pembaca

Aktifis Antikorupsi Blitar: Jangan Ada Pengondisian Pelaksana Kegiatan

KABUPATEN BLITAR – Ratusan miliar anggaran daerah tahun ini bakal dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur. Itu merupakan kebijakan yang sangat populis dan sangat dibutuhkan masyarakat. Namun, langkah positif ini harus dibarengan dengan pengawasan yang ketat agar mafaat yang diterima masyarakat optimal.

“Ini program yang sangat pas untuk sekarang karena banyak infrastruktur rusak, tapi jangan sampai disalahgunakan ya. Karena tahun ini adalah tahun politik,” kata Ketua Umum Rakyat Tuntut Amanah Keadilan (Ratu Adil), Mohammad Trijanto.

Menurutnya, kebijakan di sektor infrastruktur ini merupakan bagian dari tugas pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Besarnya anggaran yang dialokasikan juga bisa menjadi bukti bahwa pemerintah memiliki perhatian besar terhadap kebutuhan masyarakat.

Secara politis, hal ini secara tidak langsung membuat pemerintah, utamanya kepala daerah dielu-elukan oleh masyarakat. Dengan kata lain, membawa cira yang positif dan memiliki peluang besar untuk menarik hati masyarakat saat kontestasi atau pemilihan umum tahun depan. “ Itu sah-sah saja, dan memang tugas kepala daerah memang begitu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Namun, sambung Trijanto, ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan. Misalnya, melakukan pengkodisian rekanan atau pelaksana kegiatan di sektor infrastruktur tersebut. Artinya, pemerintah memilih orang orang tertentu dengan harapan ada manfaat lain untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. “Kalau sudah ada yang begitu (pengkondisian, Red) bisa berbahaya. Jelas merugikan masyatakat, sebab pasti pelaksanaannya tidak bisa optimal,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah daerah kudu transparan dalam melaksanakan kegiatan. Disisi lain, masyarakat juga melakukan pengawasan secara mandiri. Begitu juga aparat penegak hukum memiliki semangat sama untuk perbaikan pembangunan di Bumi Penataran.

Trijanto menyadari, mengelola naggran miliaran khusus untuk bidang infrastruktur bukan hal mudah. Tak hanya perencanaan yang matang, infrastruktur lain dalam pelaksanaan kegiatan juga harus disiapkan jauh-jauh hari. Ini untuk memastikan kegiatan yang sudah direncanakan tahun ini bisa berjalan lancar sesuai harapan. “Selama ini kan sering terjadi penumpukan kegiatan diakhir tahun anggaran. Hal itu juga tidak baik, karena pelaksana pasti kejar deadline agar tidak sampai lompat tahun. Dikhawatirkan karena terburu-buru, mereka ngawur dalam pelaksanaan,” tandasnya. (hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.