Semakin Dekat dengan Pembaca

Alumni SMPN 1 Tulungagung Tahun 1972 Gelar Reuni dan Kegiatan Positif  untuk Lingkungan serta Masyarakat

TULUNGAGUNG– Para siswa-siswi alumni SMPN 1 Tulungagung lulusan tahun 1972 menggelar reuni di Balai Budaya, Minggu (15/5). Selain dihadiri  alumni tahun tersebut, juga mengundang rekan-rekan lama  SD, STM, SMEA, yang akrab dengan SMP angkatan tahun itu.

“Kita juga mengundang kakak dan adik kelas supaya acara reuni lebih meriah, serta mengumpulkan para alumni untuk menjalin kembali kekeluargaan atau persaudaraan dan keakraban yang lama terpisah,” tutur  kordinator pelaksana acara, Luckman Hadi.

Dia mengaku, para alumni ini biasa disebut paguyuban IKAPDA SMPN 1 TULUNGAGUNG dan sudah ada susunan pengurus.  Yakni, dirinya sebagai ketua, wakil ketua Edi Suyanto, sekertaris Sugeng Haryono, bendahara Tutik Hermin, dan ada beberapa struktur lainnya. “Di paguyuban ini kita bukan lagi sekadar berkumpul saja, tapi kita memiliki tujuan, budaya, dan bentuk paguyuban, struktur organisasi visi misi, dan program-program kerja yang sudah kita bentuk,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut didukung Ibu Retno Nakayomi dari Yayasan Universitas Tulungagung (UNITA), dari dinas pendidikan, serta support dari kawan-kawan yang lain.

Bergulirnya acara reuni ini tidak serta-merta hanya mengumpulkan para alumni-alumni yang telah lama lulus, tapi paguyuban ini memiliki profil yang bervisi misi. Salah satu tujuannya adalah  melakukan rekrutmen kawan-kawan agar bisa menjadi kekeluargaan yang lebih akrab dengan bermoto Guyub Rukun Eleng Seduluran Selawase “GRESS”.

Manfaat-manfaat lain dari silaturahmi ini adalah dapat memberikan umur yang panjang. “Iya benar, hal ini sudah diteliti dari berbagai universitas. Satu di antaranya dapat meningkatkan daya ingat, bisa menambah imun, karena ini bisa disebut juga wisata serta menambah wawasan-wawasan,” tandasnya.

Para rekan-rekan paguyuban IKAPDA SMPN 1 Tulungagung alumni tahun 1972 ini memiliki program program kerja kemasyarakatan, seperti melaksanakan bakti sosial menggelar kegiatan Jumat Berkah dengan memberi makanan di masjid ataupun di jalanan bagi yang membutuhkan. Hal ini sudah dilakukan setiap Jumat, melaksanakan kegiatan keagamaan serta melaksanakan santunan kepada anak anak yatim dan duafa.

Selain program  bakti sosial, paguyuban ini juga memiliki program kegiatan pelestarian lingkungan di daerah Kabupaten Tulungagung, yaitu melakukan kegiatan menanaman sejuta pohon yang dilakukan secara simbolik dengan membagikan pohon dan menyebar ke seluruh wilayah. “Tujuan kita di sini tidak hanya untuk berkumpul tanpa arah tujuan dan hanya untuk berkumpul mengenang kembali masa-masa yang indah ketika di sekolah, tetapi paguyuban kita juga memiliki tujuan agar lebih berguna untuk masyarakat dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (rif/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.