Semakin Dekat dengan Pembaca

Anggaran Pembinaan Atlet Terancam Nihil, Pada Semester I Tahun Depan Digunakan untuk Reward

KOTA BLITAR – Nomenklatur hibah bonus atau reward atlet belum masuk dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023. Anggaran pembinaan olahraga bakal dimanfaatkan sebagai alternatif.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar Kurdiyanto mengatakan, alokasi untuk bonus atlet tidak tertulis secara rinci dalam dokumen anggaran tahun depan. Kendati begitu, pemerintah bakal melaksanakan kewajiban memberikan reward kepada para atlet yang berhasil menyumbangkan medali untuk daerah. “Kan ada alokasi untuk hibah daerah, nanti bisa diambilkan dari sana,” katanya.

Informasinya, anggaran untuk hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar sekitar Rp 1,5 miliar. Jika anggaran tesebut digunakan untuk bonus atlet, praktis tidak ada anggaran untuk pembinaan cabang olahraga tahun depan. Padahal, banyak momen yang harus ditangkap dalam bidang olahraga 2023 mendatang.

Ketua KONI Kabupaten Blitar Tony Andreas mengatakan, anggaran reward untuk atlet direncanakan cair tahun depan. Sebab, jumlah yang harus dikeluarkan oleh pemerintah cukup besar dan tidak mungkin direalisasikan tahun ini.

Pihaknya juga mendapat janji lain dari pemerintah. Yakni, anggaran untuk mengikuti gelaran Porprov VIII 2023. Tak tanggung-tanggung, jumlah anggaran yang ditawarkan sekitar Rp 1,6 miliar. Jumlah itu jauh lebih besar dari alokasi yang diterima untuk mengikuti gelaran proprov tahun ini. “Bonus atlet digamblokkan (disalurkan, Red) APBD tahun depan. Dan untuk proprov tahun depan anggaran Rp 1,6 miliar,” katanya.

Sayangnya, pada semester pertama 202,3 puluhan cabor yang ada di Bumi Penataran harus puasa. Sebab, tidak ada anggaran yang bakal bisa digunakan untuk pembinaan atlet. Sejalan dengan hal itu, anggaran untuk reward gelaran porprov juga belum bisa dipastikan besaran nilainya. “(anggaran, Red) pembinaannya diatur di PAK (perubahan anggaran keuangan) dan juga reward diatur di PAK 2023,” jelasnya.

Untuk diketahui, pemerintah daerah harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar untuk kepentingan bonus atlet. Jumlah tersebut memang cukup besar, karena memang penyumbang medali dalam gelaran porprov tahun ini cukup banyak. (hai/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.