Semakin Dekat dengan Pembaca

Anggaran Proyek MPP di Kota Blitar Kurang, Segini Nilainya

KOTA BLITAR – Rencana pembangunan mal pelayanan publik (MPP) di Kota Blitar dilaksanakan tahun ini. Saat ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar sedang mematangkan perencanaan.

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan MPP mencapai Rp 4,2 miliar. Anggaran tersebut diprediksi bisa membengkak karena belum mampu meng-cover semua kebutuhan pembangunan MPP. Itu seperti yang diungkapkan Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar. Iwan Nurdiyanto. “Ya, kami masih menunggu penghitungan dari tim anggaran kota. Nantinya semua tergantung keputusan dari tim anggaran,” katanya kepada Koran ini, kemarin (18/1).

Iwan menjelaskan, rencana proyek pembangunan MPP tengah dimatangkan oleh tim. Jika dokumen perencanaan sudah lengkap, dinas segera memasukkannya ke bagian lelang atau tender. ”Targetnya, Maret sudah masuk lelang. Saat ini kami masih melengkapi persyaratan administrasi lelang untuk pengadaan jasa konstruksinya,” terangnya.

Pemkot menggelontorkan anggaran sekitar Rp 4,2 M untuk pembangunan MPP tersebut. Rinciannya, anggaran sebesar Rp 3,7 M digunakan untuk konstruksi bangunan. Sisanya digunakan untuk kelengkapan mebel, konsultan pengawas, dan lain sebagainya. “Kemungkinan, alokasi anggaran ini kurang karena masih ada beberapa fasilitas yang belum ter-cover,” ujar pria ramah ini.

Beberapa fasilitas yang belum ter-cover itu untuk memenuhi kebutuhan bagi instansi vertikal. Di antaranya, alat transaksi, komputer, dan lain sebagainya. Alokasi anggaran yang sudah ditetapkan itu sebagian besar untuk kebutuhan konstruksi.

Pembangunan konstruksi MPP diprediksi berlangsung selama sekitar enam bulan. Namun, pembangunan itu belum menjangkau keseluruhan sarana MPP. Dengan kata lain, pembangunan belum bisa tuntas karena keterbatasan anggaran.

Rencananya, dinas bakal menambah bangunan di sisi kanan, kiri, dan belakang gedung Graha Patria. Gedung yang selama ini disewakan untuk kegiatan masyarakat itu bakal disulap menjadi dua lantai. Dinas akan mengubah tampilan di bagian depan serta menambah keindahan interior dalam gedung. “MPP ini akan digunakan bersama oleh 21 instansi vertikal di Blitar. Di antaranya, perbankan, kepolisian, kejaksaan, imigrasi, dan bea cukai,” bebernya.

MPP bakal dijadikan sebagai gedung multifungsi. Di samping untuk pelayanan kepada masyarakat, juga untuk pengembangan kuliner. ”Sebagian nanti untuk pelaku UMKM. Tujuan kami menopang ekonomi para pelaku UMKM di Blitar,” tandasnya. (mg1/c1/sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.