Semakin Dekat dengan Pembaca

Angin Segar untuk Komposisi Enam Dapil di Trenggalek, Hasil Akhir di Tangan KPU RI

TRENGGALEK – Perubahan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang tampaknya mendekati kenyataan. Pasalnya, saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek tengah melakukan koordinasi dengan KPU RI terkait hal tersebut.

Itu dilakukan mengingat komposisi empat dapil yang ada saat ini telah dilakukan pada empat edisi pemilu sebelumnya, alias selama 20 tahun tidak ada perubahan. Sebenarnya demi menjaga hubungan konstituen dengan wakilnya, dapil mungkin tidak boleh diubah setiap kali pemilu. Namun dalam kurun waktu tertentu pasti terjadi perubahan demografi, maka dapil tidak bisa mengabaikannya.

Oleh karena itu, lazimnya dapil dievaluasi minimal setiap dua kali pemilu. Evaluasi tersebut dilakukan sejalan dengan sensus penduduk yang dilakukan setiap 10 tahun sekali. Sehingga perubahan demografi tersebut tentu bisa berdampak kepada perubahan daerah pemilihan, meskipun jumlah total kursi di parlemen tidak ada penambahan. “Apalagi di Trenggalek sudah hampir 20 tahun tidak ada evaluasi terhadap dapil, maka untuk dapil pada pemilu 2024 mendatang ada kemungkinan berubah,” ungkap Ketua KPU Trenggalek Gembong Derita Hadi.

Dia melanjutkan, untuk itu tahapan demi tahapan kajian terkait kemungkinan perubahan dapil terus dilakukan KPU, hingga memasuki tahapan uji publik. Berdasarkan tahapan tersebut untuk tiga rancangan dapil yang telah dibuat ada sedikit perubahan untuk rancangan ketiga (enam dapil-red). Perubahan tersebut pada komposisi wilayah di Dapil Trenggalek 4 yaitu Kecamatan Dongko dan Kampak, diubah menjadi Kecamatan Watulimo dan Kampak, serta Trenggalek 5 yaitu Munjungan dan Watulimo diubah menjadi Munjungan dan Dongko. “Dari hasil uji publik itu notulensinya sudah lengkap, makanya kemarin (Sabtu, 17/12-red) Bu Iin (Komisioner KPU Trenggalek Divisi Teknis Penyelenggaraan, Istatiin Nafiah – red) telah terbang ke Jakarta untuk melakukan konsultasi,” katanya.

Nantinya hasil dari uji publik tersebut akan dipresentasikan di hadapan KPU RI. Dari situ KPU RI yang akan melakukan kajian, komposisi mana yang tepat untuk Trenggalek, apakah itu empat dapil seperti sebelumnya, lima dapil atau enam dapil. Diharapkan keputusan tersebut datang dalam waktu dekat ini. “Untuk penetapan perubahan dapil ada di keputusan KPU RI, yang pasti semua syarat perubahan telah kami bawa ke KPU RI,” jelas Gembong. (jaz/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.