Semakin Dekat dengan Pembaca

Antusias warga luar biasa, menjadikan Wayang Kulit sebagai ikon Budaya Desa Tawing

TRENGGALEK – Kesenian wayang kulit bisa diibaratkan sebuah ikon bagi Desa Tawing. Tak mustahil pada peringatan HUT Kemerdekaan RI selalu diisi kesenian luhur peninggalan nenek moyang ini. Hal ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Tawing maupun sekitarnya.

Kades Tawing, Krisnowo mengatakan, antusiasme warga desa yang dipimpinya itu sangat luar biasa begitu mendapat kabar akan ada kegiatan PHBN. Itu karena sudah hampir dua tahun tidak ada kegiatan yang menghibur warga desa akibat pandemi virus Korona. “PHBN di desa kami dilaksanakan mulai 22-24 Agustus 2022 di lapangan desa. Pastinya kegiatan tersebut berlangsung meriah,” terangnya.

Menurut dia, ada lima kegiatan PHBN Desa Tawing. Pada pembukaan ada kegiatan pentas seni jaranan. Kemudian disusul kegiatan expo bazar UMKM, salawat, seni kreasi sekolah tingkat PAUD, TK, sampai SD se-Desa Tawing, dan yang terakhir ada kesenian wayang kulit dan ruwatan. “Kami sengaja tidak mengadakan karnaval secara umum karena kondisi yang baru saja diterjang Covid,” ujarnya.

Pria ramah ini mengakui, hal itu tergantikan dengan mengangkat kegiatan kearifan lokal. Puncaknya adalah pergelaran wayang kulit semalam suntuk, karena terbukti berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat desa ini. “Kesenian wayang kulit bagi warga desa kami sebagai ikon atau lambang budaya. Tanpa disadari, Desa Tawing adalah pusat dan awal mula perkembangan seni budaya yang ada di Kecamatan Munjungan,” imbuhnya.

Ke depannya, Pemdes Tawing akan mengupayakan kegiatan desa lebih meriah lagi tahun depan. Semua tidak lepas dari tingginya animo masyarakat setempat untuk menyukseskan kegiatan yang diselenggaran pemdes.(bim/c1/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.