Semakin Dekat dengan Pembaca

Apes, Dua Pelajar di Blitar Jadi Korban Tipu

BLITAR – Dua pelajar warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo berinisial VF dan YV jadi korban penipuan. Satu unit sepeda motor dan ponsel amblas digondol penipu.

Penipuan itu terjadi Minggu malam (24/1) sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, kasus penipuan itu baru dilaporkan kemarin (25/1). Modusnya, si penipu berpura-pura meminta tolong diantar kemudian membawa lari sepeda motor korbannya. “Korbannya masih pelajar SMP. Waktu itu dia dihentikan oleh dua pelaku. Kemudian diajak muter-muter, lalu dipinjam kendaraannya dan dibawa lari,” ujar Kapolsek Kepanjenkidul AKP Lahuri, kemarin (25/1).

Kronologi penipuan, lanjut Lahuri, ketika VF dan YF berboncengan mengendarai Honda Scoopy nopol AG 6344 QB. Mereka tiba-tiba dihentikan dua pria tak dikenal ketika melintas di Jalan Ciliwung, masuk Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul.

Dua pria misterius itu mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna hitam tanpa pelat nomor. Kedua penipu itu meminta tolong diantar melihat orang berkelahi di PIPP. “Salah satu korban, VF, diminta menunggu. Agar korban percaya, pelaku memberikan ponsel miliknya sebagai jaminan. Namun, ponsel tersebut mati,” jelas perwira berpangkat tiga balok ini.

Sementara itu, YF diminta untuk mengantar pelaku ke PIPP. Alasannya, menjemput teman pelaku. Namun bukannya ke PIPP, YF malah diajak ke Jalan Ir Soekarno atau tepatnya di utara Gardu Induk PLN  Jatimalang.  “Tiba di sana, ponsel milik YF diminta pelaku. YF diminta untuk menunggu karena akan menjemput temannya,” terangnya.

Ditunggu hingga beberapa lama tak kunjung kembali. Kemudian korban lain, VF sadar jika ponselnya juga tertinggal di dasbor sepeda motor. Merasa telah ditipu, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kepanjenkidul. (sub/wen/dfs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.