Semakin Dekat dengan Pembaca

Aset Jalan juga Harus Bersertifikat Telah Rampung 161 Bidang

KOTA BLITAR – Sertifikasi aset jalan dan saluran milik pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai dilakukan. Sasarannya, dari data dinas aset ada sebanyak 853 bidang yang disertifikasi.

Bidang-bidang tersebut terdiri dari aset ruas jalan dan saluran. Dari sejumlah itu, sebanyak 161 sudah diterbitkan sertifikatnya oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Blitar. Sertikat tersebut telah diserahkan ke pemkot pada momen kemerdekaan.

Kepala Kantor BPN Kota Blitar Kusniati menjelaskan, sebanyak 853 bidang tersebut menjadi target sertifikasi tahun ini. Sebagian dari bidang tersebut masih dalam proses pengukuran dan pemberkasan. “Itu baru aset jalan dan saluran. Untuk aset tanah belum. Masih proses,” terangnya, kepada Koran ini kemarin (21/8).

Kantor BPN, lanjut Kusniati, bakal menuntaskan sertifikasi aset berupa jalan dan saluran tahun ini. Termasuk juga dengan aset pemkot berupa bidang tanah sekitar 2.000 hektare ditarget rampung. “Meskipun harus bertahap ya. Target kami pada 2023 semua bidang aset pemkot sudah lengkap tersertifikat,” ujarnya.

Sertifikasi aset pemkot berupa jalan merupakan intruksi dari pemerintah pusat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemerintah daerah diminta mendata aset-asetnya mulai dari tanah, bangunan, hingga jalan serta saluran untuk disertifikatkan.

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar Widodo Sapto Johanes menjelaskan, sertifikasi aset jalan dan saluran tersebut dalam rangka untuk memperjelas status kepemilikannya. Sertifikasi itu juga untuk menghindari permasalahan di kemudian hari. “Jika sudah disertifikatkan kan jelas. Mana batas antara bidang jalan aset pemkot dengan bidang tanah masyarakat,” jelasnya.

BPKAD berupaya agar seluruh ruas jalan yang ada di Kota Blitar yang merupakan aset pemkot bersertifikat. Tentu tidak semua harus tuntas sekaligus, tapi tetap secara bertahap. “BPN harus melakukannya secara bertahap. Sebab, bidang yang ditangani BPN juga banyak. Tak hanya aset pemkot tetapi juga bidang lain, termasuk milik masyarakat,” tandasnya. (sub/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.