Semakin Dekat dengan Pembaca

Banjir Trenggalek, Pemkab Kulo Nuwun Cari Bantuan Lintas Daerah

TRENGGALEK – Besarnya dampak banjir yang terjadi kali ini membuat pemkab harus memutar otak. Bahkan, mereka pun akhirnya harus kula nuwun ke pemda tetangga untuk meminta bantuan penanganan bencana.

Seperti yang diungkap Wakil Bupati Trenggalek Syah M Natanegara. Pihaknya mengakui bencana merupakan kejadian yang tidak dinyana kapan akan datang. Karena itu, pemerintah hanya bisa fokus terhadap penanganan pascabencana.

Syah mengatakan, kejadian banjir di wilayah kota Trenggalek tergolong parah karena mengakibatkan fasilitas umum (fasum) yakni RSUD terendam air.

Selain RSUD, adapun fasum seperti akses Jalan Soekarno-Hatta maupun Jalan Brigjen Soetran tak luput dari genangan air. “Ya, karena mau gimana lagi, karena kondisinya seperti ini. Bisa kita lihat, istilahnya RSUD yang lama ini hampir semua terendam banjir setinggi lutut,” ungkapnya ketika ditemui saat peninjauan lokasi banjir di RSUD, Selasa (18/10).

Meninjau dampak banjir yang parah, Wabup Syah pun mengaku, prioritas utama sementara ini adalah menyelamatkan menyarakat, memenuhi kebutuhan dasar, air bersih, dan sebagainya. “Kita juga fokus dengan pembersihan-pembersihannya,” papar Syah.

Sementara menyinggung kendala pemkab, suami Fatihatur Rohmah itu mengaku, upaya pemkab menangani kedaruratan bencana masih minim, baik dari sisi peralatan hingga bantuan tenaga.

Apalagi, diakui Syah, tenaga relawan saat ini masih banyak yang berada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo. Karena itu, pemkab berupaya meminta bantuan ke lain kabupaten tetangga, misal Ponorogo, atau kabupaten lain yang tidak terdampak bencana serupa. “Ya, memang kita masih sangat kekurangan. Kita sudah memantau kabupaten sebelah untuk minta bantuan. Termasuk dari BPBD provinsi, dari Ponorogo, itu kita sudah telepon Pak Bupati, Madiun juga. Dan, ini kami sudah menyampaikan beberapa daerah yang tidak terdampak bencana seperti ini,” jelasnya.

Syah menurutkan agar masyarakat saling bahu-membahu atau bergotong-royong turut membantu dalam penanganan bencana. “Kita minta doanya agar cepat selesai,” pungkasnya. (tra/c1/rka)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.