Semakin Dekat dengan Pembaca

Begini Cara Dewi Wahyurini Merawat Anggreknya

KOTA BLITAR – Ada banyak hobi yang lahir tatkala pandemi Covid-19 menerpa Bumi Pertiwi. Salah satu kegiatan rumahan nan bermanfaat yakni mengelola tanaman hias, misalnya anggrek. Dewi Wahyurini, salah seorang pencinta anggrek asal Kelurahan Tangkil, Kecamatan Wlingi, itu memiliki tips merawat anggrek bagi pemula. Caranya mudah dan simpel.

Perempuan yang setiap hari aktif mengajar di SMP 2 Wlingi itu tak menampik bahwa tanaman cantik ini memiliki sejumlah tantangan dalam merawat. Yakni, menentukan komposisi asupan air dan intensitas cahaya matahari. Sebab, jika tak jeli, bunga akan membusuk.

“Kaitannya dengan musim, anggrek itu cocok di segala musim. Saya terus kasih asupan air leri atau air cucian beras,” ujar Dewi, sapaan akrabnya.

Ya, air leri dipercaya memiliki kandungan yang mampu membuat tanaman subur. Dia menceritakan, ada perkembangan signifikan saat bunga disemprot dengan air cucian beras itu. Tanaman menjadi lebih subur, sehat, akar juga berkembang pesat. Kelopak bunga tak gampang tercemar jamur.

Aada hal lain yang perlu diperhatikan. Yakni, media tanam lebih sehat menggunakan pakis atau arang. Menurut dia, akar mampu bernapas bebas. Faktor inilah yang membuat segala struktur tanaman anggrek berkembang pesat. Sebab, cantiknya anggrek bulan yang mekar dipengaruhi oleh kesehatan akar.

“Benar, pakai pakis itu lebih awet di tanaman, tidak gampang busuk. Ini akarnya bisa bagus. Napas anggrek bisa leluasa,” imbuhnya.

Sementara untuk penempatan, anggrek sebaiknya diletakkan di posisi yang tak minim cahaya matahari. Namun, usahakan cahaya yang masuk memiliki suhu yang tak terlalu menyengat. Misalnya, anggrek bulan. Anggrek jenis ini hanya mampu menerima sinar matahari saat pagi dan berada di ruang terbuka.

Tak hanya itu, Dewi menyarankan agar akar media tanam bunga tersebut untuk mendapat sedikit asupan kapur semut. Penggunaannya sekali dalam dua pekan. Ini agar media pakis dan arang tak menjadi sarang semut. Sedangkan untuk asupan air, tanaman ini harus cukup menerima nutrisi. Ini untuk menjaga kualitas kelopak dan kesehatan batang.

“Kalau tips media tanam, pakai arang atau pakis. Rutin dikasih air cucian beras dan cukup angin. Kalau akarnya tampak, maka napas anggrek akan semakin bagus. Tumbuhnya bagus,” tandasnya. (mg2/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.