Semakin Dekat dengan Pembaca

Belajar dari Nana Wirawan, Owner Dapur Telap-telep, Bisnis Kuliner Harus Punya Ciri Khas

TRENGGALEK – Hobi yang menghasilkan memang bisa berupa apa saja. Tak terkecuali hobi memasak yang dilakoni Nana Wirawan. Bahkan dari situ, wanita yang berdomisili di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek ini mampu mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga. Padahal awalnya kreasi masakannya justru dibagikan ke tetangga

“Saya akhirnya terjun ke bisnis katering dari hobi masak. Dan ini sudah berjalan selama empat tahun,” katanya kepada Koran ini kemarin (17/12). Menurut dia, tidak ada trik khusus untuk terjun di dunia katering. Namun yang pasti harus menentukan dulu menu apa yang akan ditekuni. Karena ini bisa memberi ciri khas dari pemilik bisnis serupa. “Mempunyai ciri khas bisa dikatakan sebuah kewajiban agar mudah dikenali. Bahkan jangan sampai berpindah-pindah,” tambahnya.

Pemilik Dapur Telap-telep ini melanjutkan, untuk urusan rasa pun tidak bisa dikesampingkan begitu saja. Apalagi dia sering mengetahui ada pengurangan jumlah makanan maupun bumbu di beberapa pemilik usaha kuliner yang sudah laris. Bagi dia, hal tersebut bisa berakibat fatal kedepannya. “Kalau bisa jangan mengurangi kualitas produksi kita. Karena ini berpengaruh pada pemasaran,” ujarnya.

Berada di kota kecil pun membuatnya harus berpikir masak-masak mengenai harga yang ditawarkan ke calon konsumen. Sehingga dia berprinsip untuk mengambil untung sedikit tapi banyak pembeli, daripada untung banyak tapi order hanya sekali. “Pelayanan ke konsumen memang harus diutamakan. Sebisa mungkin menyediakan layanan antar, baik secara cash on delivery (COD) maupun transfer agar memudahkan transaksi,” tuturnya. (*/c1/rka/dfs)

Leave A Reply

Your email address will not be published.