Semakin Dekat dengan Pembaca

Belum Aktivasi, Ratusan Siswa terancam Tak dapat PIP

KOTA BLITAR – Program Indonesia Pintar (PIP) kembali bergulir pada tahun ajaran baru 2022/2023. Di Bumi Bung Karno, tercatat ada ratusan siswa SD dan SMP penerima program tersebut. Sayangnya, mereka belum sepenuhnya melakukan aktivasi buku rekening di bank penyalur.

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Kota Blitar Jais Alwi Mashuri mengatakan awal semester ini, total penerima PIP sebanyak 671 siswa. Rinciannya, 365 siswa SD dan 306 siswa SMP. Namun, baru 106 siswa yang sudah melakukan aktivasi buku rekening pasca Surat Keputusan (SK) Nominasi diterbitkan. Jumlah itu terdiri atas 20 siswa SD, dan SMP sebanyak 86 siswa.

“Bantuan ini disalurkan tiap semester. Siswa yang sudah tercatat sebagai penerima, harus segera melakukan aktivasi,” ujarnya, kemarin (12/9).

Sebagian siswa yang belum melakukan aktivasi itu, kata Jais, lantaran belum mendapat informasi dari operator sekolah. Selain itu, tidak sedikit siswa yang masih mendunda-nunda tahap tersebut lantaran batas waktu masih lama. Yakni Desember mendatang.

Nominal yang diperoleh pun beragam. Misalnya, kelas I dan V SD mendapat Rp 450 ribu tiap semester. Sedangkan kelas VI mendapat bantuan sebesar Rp 450 ribu pada semester awal dan Rp 225 ribu di semeter akhir. Kemudian siswa pada jenjang SMP kelas VII dan VIII berhak menerima Rp 750 ribu, kelas IX sebesar Rp 750 ribu semester ganjil, dan Rp 345 ribu pada semester genap.

“Kendalanya tidak segera melakukan aktivasi ke bank. Kalau bantuan tidak diambil sampai batas SK Pengambilan selesai, bisa ditarik kembali ke kas negara,” terangnya.

Untuk diketahui, PIP merupakan program bantuan dalam bentuk uang tunai serta kesempatatan belajar dari pemerintah untuk peserta didik dan mahasiswa. Utamanya, mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu alias miskin. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu meringankan biaya pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Jais menambahkan, kartu fisik KIP ini hanya untuk siswa atau mahasiswa yang keluarganya tercatat sebagai penerima bantuan di sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Fungsi KIP bisa digunakan untuk mengambil bantuan melalui ATM bank penyalur.

“Kalau tidak tercatat di DTKS, tidak dapat KIP. Statusnya hanya penerima PIP saja dan pencairan di bank,” tandasnya. (luk/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.