Semakin Dekat dengan Pembaca

Blitar Selatan Sentra Hortikultura

KABUPATEN BLITAR – Bumi Penataran memiliki beragam komoditas dalam sektor pertanian. Selain menjadi pusat tanaman pangan, Kabupaten Blitar juga menghasilkan produk tanaman hortikultura dan buah-buahan yang berkualitas.

Sekertaris Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Blitar, Nevi Setya Budiningsih mengatakan, tanaman komoditas di Kabupaten Blitar beragam. Tak hanya tanaman pangan, berbagai varietas tanaman hortikultura dan tanaman buah juga bejibun. “Budi daya berbagai tanaman dalam sektor pertanian di Kabupaten Blitar diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, secara umum Kabupaten Blitar merupakan sentra tanaman padi, jagung, dan kedelai. Hasil produksi tanaman tersebut sebagai bentuk menyiapkan ketahanan pangan di Kabupaten Blitar. “Sering kali hasil produk tanaman pangan didistribusikan ke daerah luar Kabupaten Blitar,” paparnya.

Nevi menyebutkan, tidak hanya tanaman pangan, tetapi juga ada tanaman hortikultura. Di antaranya, cabai rawit, cabai merah, cabai keriting, melon, dan bawang merah. Komoditas hortikultura terbesar di Kabupaten Blitar adalah cabai, yakni cabai rawit. “Untuk tanaman melon mulai berkembang di Kabupaten Blitar, baik di tanah sawah maupun di green house. Banyak berkembang di daerah Blitar Selatan,” paparnya.

Nevi memaparkan bahwa masih ada komoditas lain, yakni komoditas buah-buahan. Terdiri dari nanas, avokad, manggis, dan belimbing. Komoditas tanaman buah-buahan ini banyak yang menghasilkan produk asli Blitar. Misalnya, avokad sijago merupakan buah asli Blitar. Daging buah avokad sijago ini cukup tebal, bertekstur lembut, dan berserat halus. “Buah ini banyak dibudidayakan di daerah Ponggok, Kabupaten Blitar,” terangnya.

Lanjut dia, tidak hanya avokad sijago, tetapi masih ada nanas, belimbing, dan manggis asli Kabupaten Blitar. Tanaman buah-buahan tersebut menjadi produk buah unggul di Kabupaten Blitar. “Saat ini manggis sudah proses untuk mendapat pengakuan dari BPPT,” akunya. (mg1/c1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.