Semakin Dekat dengan Pembaca

Bolos Rapat Sanksi Menanti, BK DPRD Trenggalek: Biar Maksimal Serap Aspirasi Rakyat

– politik

 

Bolos Rapat Sanksi Menanti, BK DPRD Trenggalek: Biar Maksimal Serap Aspirasi Rakyat

 

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bakal mengesahkan peraturan baru kode etik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Trenggalek dalam waktu dekat. Kode etik itu mengenai bolos rapat selama enam kali, maka siap-siap kena sanksi Badan Kehormatan (BK).

Wakil Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi membenarkan dalam rapat internal DPRD pada Selasa (28/6). Para anggota dewan telah menyetujui perubahan maupun penambahan klausul baru dalam dalam kode etik.

Salah satunya, kata dia, peraturan kode etik lama berisikan bahwa ketika ada anggota DPRD yang bolos rapat atau tanpa keterangan pada rapat paripurna sebanyak enam kali, maka kena sanksi BK. Namun pada aturan baru, rapat itu bersifat apa pun, bisa rapat kerja (raker) komisi, pansus, dan sebagainya sehingga bukan hanya rapat paripurna. “Nanti yang memproses BK, kalau ada yang melanggar dalam kode etik tata beracara itu,” katanya.

Dia menjelaskan, jenis-jenis sanksi bervariasi. Mulai dari sanksi teguran, tertulis, hingga sanksi kriteria pelanggaran berat berupa pemecatan. “Ada tiga sanksi. Teknis pelaksanaannya oleh BK juga sudah kami atur,” tegasnya.

Perubahan ini dilakukan karena kode etik dan tata beracara harus menyesuaikan dengan ketentuan di atasnya. Dari penyempurnaan peraturan internal DPRD ini, ada sejumlah peraturan yang mengalami perubahan. “Harapannya anggota DPRD bisa lebih maksimal dalam bekerja dalam menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Trenggalek Muhtarom menambahkan, ada tiga peraturan yang menjadi acuan hukum di internal DPRD Trenggalek. Peraturan itu meliputi tata tertib (tatib) DPRD dalam menyelenggarakan kegiatan kedewanan, peraturan kode etik sebagai upaya menjaga marwah DPRD, dan peraturan perdata DPRD kepastian hukum.

tentang bolos rapat dalam aturan yang baru, kata dia, bolos itu dihitung dalam estimasi waktu selama sebulan tanpa alasan atau tanpa mengajukan izin. Perhitungan bolos enam kali akan diulang ketika anggota mengajukan izin di tengah masa perhitungan. “Perhitungan akan diulang, misal pada bolos keempatnya mengajukan izin,” pungkasnya. (tra/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.