Semakin Dekat dengan Pembaca

Bonus Tak Kunjung Cair, Atlet Blitar Bakal Pindah ke Luar Daerah

KOTA BLITAR – Bukan cuma atlet, jajaran pelatih (Pengkab) Kick Boxing Blitar juga dibidik induk cabor di tingkat provinsi. Rencananya, pengprov bakal banyak memakai jasa tim asal Bumi Penataran di event PON XXI Aceh-Sumut mendatang.

Hal tersebut patut jadi perhatian banyak pihak. Utamanya KONI dan Pemkab Blitar. Pasalnya, ada sejumlah hal yang menyebabkan isu ini mencuat ke permukaan. Di antaranya, soal kejelasan anggaran bonus Porprov VII Jatim tahun lalu dan terkait permintaan KONI provinsi untuk merekrut pelatih asal Blitar.

Informasi teranyar, para atlet yang berprestasi di multievent tahun ini baru mendapat bonus dari pimpinan KONI dan Wakil Bupati Blitar. Bonus itu berasal dari kantong pribadi ketua KONI Kabupaten Blitar dan Wabup Blitar pada awal Desember lalu. Sayang, atlet-induk cabor masih kudu sabar menanti pencairan bonus dari Pemkab Blitar. “Karena jumlahnya kan besar,” kata pengurus Pengkab Kick Boxing Blitar, Sugeng Wahyu Widodo.

Maka, jangan heran banyak atlet yang mulai menimbang opsi untuk pindah kartu keluarga (KK). Itu demi bisa membela daerah lain dalam suatu kejuaraan. Hal ini juga dikonfirmasi sendiri oleh jajaran pengurus. “Itu juga kami dengar. Sangat disayangkan. Tapi, di sisi lain kami juga mengakui jika hal ini diakibatkan oleh pencairan bonus yang memakan waktu lama,” keluhnya.

Oleh sebab itu, jajaran pengurus induk cabor wajib aktif untuk terus mendengungkan pencairan bonus kepada jajaran KONI dan pemkab. Pasalnya, kedua pihak sudah sepakat untuk melakukan pencairan di awal tahun ini. “Kabarnya, Januari ada pencairan bonus utama. Tugas kami untuk memastikan ini sesuai dengan koridor yang disepakati dalam pertemuan beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Meski begitu, lanjut Widodo, jajaran pelatih sepakat untuk tetap bertahan di Bumi Penataran. Pasalnya, selama ini cabor bela diri termasuk kick boxing selalu menjadi tulang punggung untuk meraih medali. “Kalau sampai kami keluar, kasihan anak-anak. Tetap melatih di Kabupaten Blitar saja. Karena kami juga lihat potensinya sangat tinggi,” tandasnya. (dit/c1/sub)

80%
Awesome
  • Design
Leave A Reply

Your email address will not be published.