Semakin Dekat dengan Pembaca

Bupati Tulungagung Bakal Gantikan Lima Posisi Pejabat Tinggi

KOTA, Radar Tulungagung– Awal tahun ini Bupati Maryoto Birowo membongkar kursi lima pejabat tinggi pratama untuk berganti posisi. Mereka resmi dilantik bersamaan dengan puluhan pejabat administrator, pengawas, serta fungsional lainnya. Promosi, rotasi, dan reposisi pegawai negeri sipil (PNS) menjadi cara untuk pemantapan kelembagaan dalam melayani masyarakat.

Diketahui, lima jabatan tinggi pratama tersebut yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung diisi Sugiyanto; Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) diemban Yohanes Bagus Kuncoro; Kepala Dinas Pertanian dijabat Suyanto; Kepala Dinas Sosial diamanatkan kepada Wahyd Masrur; serta Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) diisi Galih Nusantoro.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyebut selain jabatan tinggi pratama sebanyak lima orang, juga terdapat pejabat administrator sebanyak 31 orang, pejabat pengawas sebanyak 41 orang dan pejabat fungsional sebanyak 5 orang yang diambil sumpah dan janji serta dilantik pada kemarin (16/1). Itu dilakukan sebagai bagian dari kehidupan organisasi. Di sisi lain bertujuan untuk pemantapan dan pengangkatan kapasitas kelembagaan dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Tulungagung.

“Pengambilan sumpah dan janji jabatan dan pelantikan hari ini (kemarin, Red) bersifat promosi, rotasi, dan reposisi karena kekosongan jabatan. Totalnya adalah 82 orang, terdiri dari 29 orang yang rotasi, 48 orang promosi dan lima orang reposisi,” jelasnya.

“Selain itu juga merupakan bagian daripada pembinaan karir pegawai,” imbuhnya.

Sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK), Maryoto mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan manajemen PNS. Di antaranya adalah menetapkan pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS pada instansi pemerintahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Garis besarnya, dalam melaksanakan tanggungjawab dan wewenang tersebut tetap didasari dengan objektivitas, kompetensi, kinerja serta tetap mempertimbangkan rekomendasi dari tim penilai kinerja PNS.

Khusus bagi pejabat yang mendapatkan promosi jabatan, diharapkan mereka untuk mampu membuktikan kemampuan dengan menunjukan prestasi kerja yang baik. Lalu bagi yang mendapatkan rotasi maupun reposisi jabatan, diharapkan bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Pengalaman dalam jabatan sebelumnya dijadikan sebagai sarana evaluasi peningkatan kinerja dimasa akan datang. (nul/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.