Semakin Dekat dengan Pembaca

Cabor Keluhkan Sarana Latihan

KABUPATEN BLITAR – Perbaikan sarana latihan bagi cabor Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) memang harus disegerakan. Sebab jajaran pengurus induk cabor kini sedang sibuk untuk mulai menggelar program pembinaan khusus (binsus).

Sejak tiga bulan terakhir, induk cabor masih menanti pembangunan trek BMX. Namun, sampai kini wacana itu belum juga direalisasi oleh pemkab melalui dinas terkait. Akibatnya, para atlet kudu legowo berlatih di sarana seadanya.

“Ada satu trek di lapangan Desa Togogan, Kecamatan Srengat. Lalu, ada juga di kawasan hutan Desa Sumberingin, Kecamatan Ponggok. Tapi, memang kondisinya sangat jauh dari layak,” ucap wakil ketua ISSI Kabupaten Blitar, Gunawan Wibowo.

Wajar jika pembangunan trek BMX jadi sorotan induk cabor. Menurut Gunawan, nomor BMX selama ini selalu menjadi tumpuan ISSI untuk meraih banyak medali di berbagai kejuaraan. “Itu sebabnya kami ingin segera dibangunkan trek yang bagus dan sesuai standar,” tegasnya.

Mengingat pembangunan trek jadi hal paling mendesak, ISSI berencana kembali mengajukan permohonan dalam waktu dekat. Waktu sebulan ke depan menjadi sangat krusial bagi isi untuk segera merancang draf.

Selama ini, prestasi ISSI Kabupaten Blitar berbanding terbalik dengan sarana-prasarana (sarpras) penunjang latihan. Menjadi salah satu cabor penyumbang medali di berbagai ajang, para atlet balap sepeda harus berlapang dada. Sebab mereka kudu berlatih di trek yang jauh dari kata standar. “Padahal, kita sudah menyumbang banyak medali di berbagai ajang. Wajar kalau anak-anak minta diperhatikan,” keluhnya. (dit/ady)

Leave A Reply

Your email address will not be published.