Semakin Dekat dengan Pembaca

Cerita Oktavia Shelry Antonia Setya Berjuang Jadi Duta Pariwisata Jatim 2022

TULUNGAGUNG – Oktavia Shelry Antonia Setya berhasil menjadi Duta Pariwisata Jawa Timur (Jatim) 2022 mewakili Tulungagung. Perlu perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatkannya.

Sebelum menjadi Duta Pariwisata saat ini dulu waktu masih SMA Oktavia Shelry Antonia Setya juga sering mengikuti lomba Kakang Mbakyu Tulungagung. “Namun belum beruntung kala itu karena usia yang masih sangat muda sedangkan saingannya sudah lebih jauh di atas saya,” ungkap Okta, sapaan akrabnya.

Dia bercerita, selain Kakang Mbakyu, sebelumnya Okta juga pernah menjadi Duta Hijab Tulungagung karena memang sejak duduk di bangku SMP sudah akrab dengan dunia modelling. Dari event-event yang diikuti, dia merasa bahwa memiliki passion pada dunia peagent. Namun sempat beberapa waktu terhenti karena adanya pandemi Covid-19.

Dia mengungkapkan, tetapi sebenarnya awal mengikutinya semacam dijebak oleh teman, karena disodorin link dan ternyata adalah form pendaftaran untuk pemilihan Duta Pariwisata Jatim 2022. Hanya mengikuti alurnya saja dan tak terlalu menaruh harapan untuk menjadi seorang Duta Pariwisata. “Tapi ternyata kok malah masuk dan lolos sampai final dan mendapatkan anugerah tersebut,” ungkapnya dengan tertawa.

Menjadi Duta Pariwisata Jatim 2022, Okta melalui proses panjang dan membutuhkan perjuangan serta pengorbanan. Tahapannya dimulai dari Januari dan selesai pada Juni lalu. Pada lima bulan proses pemilihan tersebut diakui banyak tes harus diikuti. Mulai dari membuat video pengenalan, video semifinal, pra karantina, karantina sampai pada grand final.

Salah satunya juga diwajibkan untuk membuat video tentang pariwisata dari daerah masing-masing yang membahas tradisi, budaya pariswisata dan segala macam. Dalam video yang dibuat terdiri dari pemilihan baju yang akan dikenakan serta batik-batik asli Tulungagung yang juga harus dipersiapkan.

Meski demikian, dia mengaku tak ada dukungan sama sekali dari pemerintah kabupaten (pemkab). Padahal pihaknya juga telah melakukan upaya setidaknya ada sedikit kehadiran pemkab karena selain perjuangan juga butuh dana banyak. Namun sama sekali tak ada respon dari pemkab. Malahan, yang mendukung adalah rekannya dari luar daerah Tulungagung mulai dari sponsor baju sampai bekal nonteknis.

“Dulu itu membuat video tentang kabupaten ini dari pucuk ke pucuk, dari Pantai Coro sampai Sendang. Semuanya saya tanggung sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, menjadi seorang Duta Pariwisata Jatim tahun 2022 ditugaskan untuk mempromosikan pariwisata di palau Jawa paling timur ini. Melakukan aksi-aksi sosial, edukasi masyarakat untuk menjadi sebuah Desa Wisata. “Bagaimana untuk membangun suatu wisata yang lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.(*/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.