Semakin Dekat dengan Pembaca

Dekatkan layanan kepada Masyarakat, Dispendukcapil Luncurkan Dua Inovasi, Jumat Peduli dan Pandu Ceria

TULUNGAGUNG – Untuk lebih mendekatkan layanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan sipil Kabupaten Tulungagung luncurkan dua inovasi layanan sekaligus. Yakni inovasi layanan bernama Jumat Peduli dan Pandu Ceria.

Kepala Dispendukcapil Tulungagung, Nina Hartiani menjelaskan, inovasi layanan Jumat Peduli berarti Jumat pelayanan kependudukan keliling, sasarannya adalah masjid-masjid di Tulungagung untuk melayani masyarakat setelah menjalankan ibadah solat jumat. Sedangkan Pandu Ceria merupakan pelayanan administrasi kependudukan cepat, ramah, inovatif dan Amanah yang dilaksanakan setiap hari minggu bertempat di halaman Gor Lembupeteng.

Pandu Ceria akan memberikan pelayanan untuk masyarakat yang berolahraga pagi di Gor Lembupeteng, yakni mulai pukul tujuh sampai 10 pagi,” sebutnya.

Ibu ramah tersebut mengatakan, dua inovasi layanan tersebut bertujuan untuk pelayanan administrasi kependudukan guna lebih membahagiakan masyarakat. Merupakan tambahan layanan dari Dispendukcapil Tulungagung untuk langsung mengena secara langsung kepada masyarakat. Keduanya akan berjalan seterusnya sampai masyarakat merasa dimudahkan pada pelayanan administrasi kependudukan.

“Apabila masyarakat dalam hari kerja belum bisa mengurus administrasi kependudukan, bisa solat jumat pada hari jumat dan berolahraga pagi di hari minggu di Gor Lembupeteng sekaligus mengurus administrasi kependudukan pada dua inovasi layanan yang telah disediakan dan tanpa dipungut biaya alias gratis,” tuturnya.

Layaknya pelayanan dikantor, pada dua inovasi layanan tersebut masyarakat bisa mengurus e-KTP maupun Kartu Identitas Anak (KIA) yang rusak, patah, sobek, data tidak terlihat maupun tidak terbaca dan yang lainnya bisa ditukarkan dengan yang baru. Tak membutuhkan waktu yang lama, hanya butuh waktu sekitar lima menit saja kartu kependudukan yang rusak bisa diganti dengan yang baru.

“Masyarakat hanya menunggu sekitar lima menit langsung jadi,” tegasnya.

Untuk persyaratan, lanjut dia untuk pemohon yang mengurus e-KTP, hanya perlu membawa e-KTP lama dan fotokopi Kartu Keluaga (KK).  Bahkan apabila tidak membawa fotokopi KK namun NIK pada e-KTP yang lama masih terbaca tetap bisa dilayani. Sedangkan untuk KIA persyaratannya adalah Fotokopi Akta Kelahiran anak, fotokopi KK, KTP orang tua dan melampirkan foto anak.

Tak lupa, dia juga menghimbau bagi masyarakat  pemohon yang datang untuk tetap mengindahkan protokol Kesehatan meskipun diluar ruangan, karena pandemi belum sepenuhnya berakhir. “Kami sediakan hand sanitizer dan pemohon juga diwajibkan menggunakan masker,” katanya.

“Semoga inovasi kami (Dispendukcapil, red) ini merupakan yang terbaik, berkah, barokah dan bermanfaat khususnya pelayanan administrasi kependudukan masyarakat se-Kabupaten Tulungagung. Dengan e-KTP yang baru, semua urusan akan lebih mudah,” tutupnya.

Salah satu pemohon layanan layanan asal Desa Botoran Kecamatan Kota, Pranoto mengaku, inovasi layanan yang dilaksanakan oleh Dispendukcapil Tulungagung untuk terjun ke tempat-tempat strategis ini sangat membantu utamanya disela-sela kesibukan yang dijalankan. Apalagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi tak perlu membutuhkan waktu lama, tak perlu mengantri dan hanya dengan persyaratan yang mudah.

“Hari ini saya mengurus kartu kependudukan hanya membutuhkan waktu 5 menit saja,” akuinya.

Pranoto menambahkan, harapannya inovasi layanan semacam ini akan terus berlanjut karena sangat memudahkan masyarakat. Disamping juga bisa mengurangi kerumunan masyarakat karena meskipun saat ini pagebluk sudah melandai akan tetapi masih belum usai sepenuhnya. (mg1)

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=0bk_zmMp2zw[/embedyt]

Leave A Reply

Your email address will not be published.