Semakin Dekat dengan Pembaca

Delapan Napi di Lapas Trenggalek Gagal Dapat Remisi Gegara Terlambat Urus Administrasi

TRENGGALEK – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Trenggalek yang mendapatkan remisi khusus hari Natal 2022 tidak sepenuhnya bebas. Pasalnya kendati mendapatkan pengurangan tahanan, mereka tetap melanjutkan sisa tahanan tersebut.

Itu terlihat dari 704 napi yang ada di Rutan Kelas IIB Trenggalek hanya enam napi yang mendapatkan remisi khusus Natal. Dari situ dua napi mendapatkan remisi selama satu bulan, sedangkan empat napi lainnya mendapatkan remisi 15 hari. “Untuk satu napi yang dapat remisi 15 hari itu bisa langsung bebas,” ungkap Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Trenggalek Zainal Fanani.

Dia menambahkan, pemberian remisi tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI nomor PAS-1916.PK.05.04 tahun 2022 dan nomor PAS-1915.PK.05.04 tahun 2022. Dari situ para napi yang mendapatkan remisi, semuanya tersandung kasus pidana umum seperti pencurian. Mereka diberi remisi lantaran semuanya telah memenuhi syarat administratif dan substantif sesuai ketentuan perundang-undangan. “Jadi dalam proses pemberian remisi itu tidak serta merta seluruh napi yang merayakan Natal kami ajukan, sebab harus sesuai kriteria menurut perundang-undangan,” katanya.

Salah satu persyaratan tersebut menunjukkan kelakuan yang baik serta menaati program pembinaan yang dilaksanakan di rutan. Sehingga remisi yang diberikan tersebut bisa digunakan sebagai kado Natal. Kendati demikian lima napi lainnya harus tetap berlaku baik, sebab sisa mara tahanannya masih terhitung lama.

Sebenarnya, selain enam napi tersebut, ada delapan napi yang telah diajukan untuk mendapatkan pengurangan masa penahanan tersebut. Namun sayangnya pengajuan tersebut terlambat, lantaran delapan napi tersebut merupakan layaran dari rutan daerah lain, yang sebelumnya belum diajukan remisi. “Jadi delapan napi itu gagal dapat remisi karena keterlambatan administrasi, sebab kami yang mengajukan. Seharusnya rutan sebelumnya yang melakukan,” jelas Zainal. (jaz/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.