Semakin Dekat dengan Pembaca

Disperpusip Kota Blitar Tumbuhkan Geliat Literasi Lokal lewat Bedah Buku

SANANWETAN, Radar Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) menggelar kegiatan bedah buku lokal konten dengan judul “Nini Among Kaki Among” di Balai Kusumo Wicitro, Selasa (2/11) lalu.

Kegiatan bedah buku itu bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan literasi bagi generasi muda. Khususnya literasi dalam bidang budaya daerah yang perlu untuk dilestarikan. Kegiatan bedah buku lokal konten “Nini Among Kaki Among” dibuka Wali Kota Santoso, yang didampingi oleh Kepala Disperpusip Kota Blitar Muchson. Budayawan, penulis, dan pengawas pendidikan Kabupaten Blitar, Idah Iriani; penulis dan budayawan Nassirun Purwokartun; dan Penulis “Nini Among Kaki Among”, Anisa Alfi Nur Fadilah dihadirkan sebagai narasumber ke[1]giatan bedah buku. Kegiatan ini dihadiri perwakilan guru, siswa, mahasiswa, dan tokoh masyarakat.

Wali Kota Santoso mengatakan, menyambut baik upaya disperpusip yang menggagas kegiatan bedah buku konten lokal. Terlebih dengan menghadirkan secara langsung narasumber yang merupakan penulis buku “Nini Among Kaki Among”. Sehingga, kegiatan bedah buku dapat dilaksanakan dengan lebih eksklusif.

“Kegitan ini (bedah buku, Red) sangat bagus, karena saya yakin banyak yang tidak tahu apa itu “Nini Among Kaki Among”. Ini bisa menjadi upaya yang bagus dalam memberikan kegiatan positif dengan menghadirkan pengarangnya langsung, jadi masyarakat bisa tahu budaya tradisi ini seperti apa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, “Nini Among Kaki Among” merupakan salah satu muatan lokal yang perlu dikenalkan kepada masyarakat dan para genarasi penerus. Sehingga, mereka dapat mengetahui budaya asli dan tradisi yang ada di Jawa, khususnya di Kota Blitar. Sebab, para generasi muda yang berperan dalam meneruskan budaya tradisi tersebut.

“Seperti halnya yang disampaikan Bung Karno, bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah. Termasuk budaya-budaya dan tradisi lokal, kita tidak boleh lupa. Harus dikenalkan dan dilestarikan kepada generasi penerus,” terangnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.