Semakin Dekat dengan Pembaca

Diterjang Hujan Angin, Dua Pohon Besar di Kedungwaru Tumbang, Bikin Macet Jalan Nasional

KEDUNGWARU, Radar Tulungagung – Hujan yang berlangsung tidak sampai setengah jam, namun membuat dua pohon di Jalan Pahlawan dan Jayeng Kusuma Kecamatan Kedungwaru tumbang kemarin (4/1). Bahkan sempat membuat kemacetan beberapa menit. Hal ini diakibatkan cuaca ekstrem yang dialami beberapa daerah di Jawa Timur.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Tulungagung, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Setidaknya terdapat dua titik pohon tumbang yang berada di Jalan Pahlawan. Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, sehingga masih tergolong aman. Jalan Pahlawan memang tergolong rawan pohon tumbang, karena banyak terlihat tenaman yang cukup besar. “Saya mengetahui pohon tumbang pukul 13.50 WIB. Saya memperhatikan cukup lama, namun tidak ada orang sekitar, sehingga hanya menunggu saja. Saya kaget, karena tiba-tiba pohon di depan rumah ambruk secara pelan-pelan,” terang Suparli warga Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru.

Beruntungnya perempuan 40 tahun ini tidak sampai merasa trauma dan tidak memiliki penyakit yang serius. Selain itu, dia bersyukur dalam kejadian ini tidak ada korban, namun Suparli akan lebih berhati-hati jika terjadi angin hujan disertai angin kencang lagi.

Apalagi menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda bila memang pukul 14.00 WIB kemarin, wilayah di sekitar pusat kota Tulungagung berpotensi hujan disertai angina. Oleh karena itu, masyarakat diharuskan untuk mewaspadai cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. “Kejadian pohon tumbang ini terjadi pada saat hujan deras yang disertai angin. Ternyata terdapat dua pohon tumbang. Satu pohon tumbang di Jalan Pahlawan dan satu lainnya di Jalan Jayeng Kusuma,” ujar Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Rahandy Gusti Pradana membenarkan benacana ini.

Dia melanjutkan, bila pohon tumbang yang berada di Jalan Pahlawan berada di sisi timur dan di Jalan Jayeng Kusuma berada di sisi barat. Lalu, pihaknya langsung menghubungi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tulungagung, Pemadam Kebakaran, dan Pusat Listrik Negara (PLN) untuk mengevakuasinya. Bahkan mereka mengevakuasi pohon tumbang tersebut membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Menurut Randy, pohon yang berada di Jalan Jayeng Kusuma kondisinya melintang hampir memenuhi bahu jalan raya. Oleh karena itu, jalan raya sempat mengalami kemacetan sekitar 300 meter dan bisa lancar setelah evakuasi. “Untungnya lalu lintas sore kemarin tidak terlalu ramai, sehingga tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang dan korban jiwa,” pungkasnya.(jar/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.