Semakin Dekat dengan Pembaca

Ditinggal Tarawih, Rumah Nenek 71 Tahun Diacak-acak Maling

TULUNGAGUNG – Musiyam, warga Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, kaget ketika pulang Tarawih melihat pintu rumahnya sudah terbuka. Bahkan, rumah korban diacak-acak maling saat ditinggal ke masjid bersama cucunya.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Muhammad Anshori mengatakan, kejadian tersebut bermula Senin (11/4) sekitar pukul 18.30 WIB. Ketika itu seorang nenek berusia 71 tahun tersebut pergi ke masjid dekat rumahnya untuk menjalankan salat Tarawih bersama cucunya. Saat itu, di rumahnya hanya ada korban dan cucunya seorang sehingga rumah tersebut ditinggalkan dalam keadaan tidak berpenghuni.

“Sebenarnya korban sempat mengunci seluruh pintu rumahnya, termasuk juga menutup jendela rumah sebelum berangkat ke masjid. Namun sayangnya, sekitar pukul 20.00 WIB saat pulang ke rumah, korban justru melihat pintu kamarnya dalam kondisi terbuka,” ujar Anshori.

Setelah dilihat lebih detail, rupanya pintu tersebut terbuka dengan kondisi dicongkel menggunakan sabit dan ventilasi di samping pintu yang jebol. Korban yang mengetahui hal itu langsung mengecek harta miliknya yang rupanya raib digondol maling. Mendapati kondisi tersebut, korban langsung meminta pertolongan warga sekitar dan setelahnya warga membantu korban dengan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Besuki.

Petugas yang menerima laporan tersebut langsung menuju rumah korban untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diketahui berdasarkan keterangan Musiyam, harta bendanya yang hilang meliputi uang senilai Rp 10 juta dan dua buah anting emas.

“Jadi harta tersebut disimpan di dalam lemari kecil di kamar yang kondisinya juga dikunci oleh korban, tetapi lemari tersebut juga rusak. Dari olah TKP, pencuri diduga masuk melalui ventilasi dengan cara mencongkel jendela dengan sabit,” ungkapnya.

Hal itu dikuatkan dengan petugas yang menemukan adanya tiga buah sabit di TKP. Selain itu, selain barang bukti sabit tersebut, petugas juga mengamankan patahan kayu ventilasi, kayu pengganjal pintu, sebuah dompet warna putih, lima buah tempat perhiasan, dan satu buah tas yang akan digunakan petugas dalam melakukan penyelidikan.

“Pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kejadian pencurian ini,” pungkasnya.(jar/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.