Semakin Dekat dengan Pembaca

Dituding Cabuli Anak Kandung, Pria Asal Karangrejo dan Keluarga Saling Lapor ke Polisi

Tulungagung – Dituduh melakukan pencabulan kepada anak kandung, pria berinisial SP warga Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, diamuk beberapa saudaranya. Hingga SP melaporkan tindakan yang dialaminya ke Polsek Karangrejo. Namun dia justru menjadi korban dan terduga tersangka di dua kasus berbeda.

“Kami menerima pengaduan dugaan kekerasan atau penganiayaan bersama-sama dari SP pada Minggu (1/1) tepat tahun baru. Namun SP hanya sebatas membuat pengaduan, belum laporan resmi,” ujar Kapolsek Karangrejo, AKP Sudariyanto, kemarin.

Dia melanjutkan, aksi pengeroyokan ini terjadi pada Kamis 29 Desember 2022 sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, SP yang sedang mengambil uang di anjungan tunai mandiri (ATM) tiba-tiba ditelepon adiknya yang berinisial DP, 42. Maka SP langsung bergegas pulang dan menemui saudaranya yang sudah menunggu di rumah yang datang dengan beberapa kerabat.

Waktu itu, sang adik DP ingin mengkonfirmasi kepada kakaknya, karena beredar kabar SP telah melakukan pelecehan seksual kepada anak kandungya. Namun di waktu yang sama pria berumur 45 tahun itu langsung membantah tuduhan DP. Karena saudara kandungnya itu merasa telah memiliki bukti kuat tidak puas dengan jawaban SP. “DP yang tidak puas jawaban SP, langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah kakaknya. Lalu, YL, 42, kerabat perempuan ikut menendang bagian dada. Bahkan, kerabat lainnya berinisial PY, 45 juga ikut menampar dua kali secara bolak-balik,” terangnya.

Sedangkan SP hanya membalas kepada kerabat perempuan YL dengan memukul bagian leher dengan sandal. Akibat kekerasan ini, SP mengalami lebam pada kedua matanya, luka pada bibir dan leher yang teranya nyeri. Maka SP melaporkan ketiga saudaranya ke Polsek Karangrejo dan telah dimintai keterangan.

Namun SP masih mempertimbangkan untuk mencabut atau meneruskan aduannya menjadi laporan resmi. Lantaran, pihak keluarga juga membuat laporan resmi ke Polres Tulungagung terkait dugaan pelecehan kepada anaknya, sebut saja Mawar.

“Pertimbangan SP, kalau laporan pelecehan seksual ke polres itu berlanjut, dia baru melaporkan secara resmi,” katanya. (jar/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.