Semakin Dekat dengan Pembaca

Dua Kecelakaan di Blitar Renggut Tiga Nyawa, Satu Mahasiswa Tewas Terlindas Motor

KABUPATEN BLITAR – Tiga nyawa harus melayang di jalan dalam kecelakaan yang terjadi di dua tempat berbeda kemarin (6/1). Kecelakaan pertama terjadi di jalan umum Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok.

Kecelakaan itu melibatkan pengendara sepeda motor dengan dump truk. Dua orang tewas seketika di lokasi. Yakni, pengendara sepeda motor Pipit Agus Setiawan (PAS), 28, warga Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok dan penumpang dump truk, Joni Siswanto (JS).

Sementara kecelakaan kedua terjadi di Desa Bendo, Kecamatan Ponggok. Seorang pengendara sepeda motor bernama Ighfar Reza Ahmadi, warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, tewas di lokasi setelah terlindas pengendara sepeda motor lainnya. Dua kecelakaan tersebut langsung ditangani unit laka Polres Blitar Kota.

Kecelakaan di jalan umum Desa Kedawung itu bermula saat dump truk Mitsubishi nopol S 8791 PB yang dikemudikan Richo Dwi Sasongko (RDS) melaju dari selatan ke utara. Truk sedang mengangkut pasir. Di tengah perjalanan, tiba-tiba laju truk hilang kendali hingga oleng ke sisi kanan.

Di saat bersamaan, datang dari arah berlawanan kendaraan Honda Scoopy nopol AG 2256 NO yang dikendarai PAS melaju kencang. Dump truk yang oleng langsung menabrak pengendara sepeda motor nahas tersebut. “Dump truk lalu terguling setelah menghantam tiang listrik. Dua orang tewas di TKP. Yakni, pengendara motor yang mengalami luka parah di kaki dan kepala, serta penumpang truk juga luka berat di kepala. Sementara sopir truk selamat,” ujar Staf Humas Polres Blitar Kota Aipda Supriyadi kepada wartawan kemarin.

Sebelum menghantam tiang listrik, pengendara sepeda motor sempat terseret sejauh 50 meter. Akibatnya, kendaraan korban ringsek. Tiang listrik dari beton yang dihantam ikut tumbang.

Kecelakaan terjadi diduga karena sopir dump truk kurang konsentrasi saat berkendara. Selain itu, kecepatan truk yang tinggi meski sedang mengangkut pasir. “Penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” terangnya.

Kecelakaan berikutnya terjadi di jalan umum Desa Bendo, Kecamatan Ponggok. Kronologinya, Ighfar yang mengendarai sepeda motor Megapro nopol AG 6101 NN melaju kencang dari barat ke timur. Ighfar mendadak terjatuh usai menyenggol pengendara lain di depannya. Nahasnya, saat terjatuh tubuhnya langsung terlindas pengendara sepeda motor Yamaha WR nopol AG 5695 RP yang melaju dari arah berlawanan. Ighfar tewas seketika di lokasi kecelakaan.

Kapolsek Ponggok AKP Sony Suhartanto mengungkapkan, pemuda nahas itu mengalami luka berat di kepala. Tulang tengkoraknya pecah akibat terlindas motor. “Dalam posisi jatuh dan belum sepenuhnya sadar, dia belum sempat menghindar dan langsung terlindas kendaraan lain,” jelasnya. (luk/c1/sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.