Semakin Dekat dengan Pembaca

Duh, Pengangguran Terbuka Naik

KOTA BLITAR – Jumlah pengangguran di Kabupaten Blitar mengalami peningkatan signifikan. Indikasinya, pada 2021 persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebanyak 3,60 persen. Tahun ini, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) persentase TPT naik menjadi 5,45 persen.

Sekertaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar, Nanang Adi mengatakan, pada 2021 jumlah angkatan kerja di Kabupaten Blitar sebanyak 657.544 jiwa. Sementara persentase TPT adalah 3,60 persen. “TPT tahun ini turun jika dibandingkan dengan TPT saat pandemi tahun lalu yakni 3,89 persen,” ujarnya kepada Koran ini kemarin (5/12).

Dia menyebutkan, kelompok angkatan kerja yakni meliputi usia lebih dari 15 tahun yang sedang mencari kerja, bekerja, dan pengangguran. Tahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) sudah melakukan Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) untuk memetakan jumlah pengangguran tersebut.

Menyikapi TPT di Kabupaten Blitar yang cukup besar, jelas Nanang, pihaknya sedang membuat rancangan tenaga kerja makro. Rancangan ini bertujuan untuk memudahkan pencari kerja. Saat ini, rancangan tersebut sudah sampai pada tahap finalisasi dan ditargetkan selesai 20 Desember ini. “Kalau sudah jadi pasti akan kami posting di situs resmi kami,” jelasnya.

Menurut dia, telah mengadakan pelatihan kepada angkatan kerja domestik. Seperti siswa sekolah menengah atas dan sederajat. Selain itu, pemerintah juga memfasilitasi pertemuan antara para pengusaha dengan usia kerja yang bukan termasuk angkatan kerja. “Jadi kami melakukan pelatihan di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya mengaku melakukan job fair kepada fresh graduate, ini menjadi momen untuk mempertemukan pemberi kerja dengan pencari kerja. “Kalau peserta ikut job fair dengan serius berpotensi lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan, karena pemberi kerja menilai dari kompetensi yang dimiliki,” tegasnya.

Pada 2022 ini digelar sekali job fair, rencananya pada 2023 mendatang kegiatan tersebut akan lebih sering dilaksanakan. Ini (job fair, Red) menjadi peluang para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Bonus demografi menjadi penyebab jumlah pengangguran di Kabupaten Blitar meningkat. Karena peningkatan penduduk secara otomatis mempengaruhi luasan tanah yang sebenarnya bisa dipakai untuk menyerap tenaga kerja di sektor pertanian. “Sementara mayoritas masyarakat di Kabupaten Blitar bekerja di sektor pertanian,” tandasnya. (mg1/hai)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.