Semakin Dekat dengan Pembaca

Galang Satria Cetak Sejarah di SMPN 1 Blitar

Pertama Sumbang Emas di Event Pencak Silat Regional Jatim

KOTA BLITAR – Mohammad Galang Satria Dijagat, 13, catatkan sejarah baru di Bumi Bung Karno. Betapa tidak, siswa sekolah menengah pertama negeri (SMPN) 1 Kota Blitar, ini berhasil tundukan ratusan pesaingnya di kejuaraan Pencak Silat SMANEGA Cup se-Jatim Tahun 2022. Padahal, ekstrakurikuler pencak silat di sekolah tersebut belum genap setahun dibentuk.

 

BANGGA: Kepala SMPN 1 Kota Blitar, Juli Setyanto. (Agus Muhaimin/Radar Blitar)

 

“Tahun ajaran baru 2022 kami bentuk ektrakurikuler pencak silat, jadi masih sekitar 6 bulan. Tapi alhamdulillah ananda Galang sudah berhasil meraih medali emas akhir desember lalu,” ujar Kepala SMPN 1 Kota Blitar, Juli Setyanto, sabtu (7/1).

Ada 18 ektrakurikuler di sekolah itu. Pencak silat, anggar dan bridge adalah tiga ekstrakurikuler yang baru. Kendati begitu, para siswa antusias mengikuti kegiatan non akademik tersebut, utamanya pencak silat.

Pria berkacamata ini bersyukur ekstrakurikuler anyar tersebut mampu membawa satu capaian baru untuk sekolah. Menurutnya, hal ini tidak lepas dari peran dan dukungan para wali atau orang tua siswa yang selalu memberikan support untuk anak- anaknya. “Sekolah tidak mungkin bisa sendiri, butuh dukungan banyak pihak. Seperti orang tua ananda Galang yang dari awal menunjukkan semangat besar untuk kebaikan sekolah,”katanya.

Juli mengatakan, sementara ini sekolah belum bisa memberikan rewards dalam bentuk hadiah atau uang pembinaan yang diberikan kepada siswa yang berprestasi ini. Sebab, regulasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) tidak bisa dialokasikan untuk kepentingan tersebut. “Namun, capaian ini penting untuk menunjang akademik, karena secara otomatis menambah poin siswa saat mereka melanjutkan sekolah di jenjang berikutnya,”jelas dia.

Di lokasi berbeda, Pelatih ekstrakurikuler pencak silat Muchammad Fauzi mengaku bangga atas atas capaian Galang. Menurutnya, prestasi tersebut akan menjadi motivasi bagi para siswa lian. Apalagi, ekstrakurikuler ini belum lama dibentuk.

“Permainan Galang di kelompok tunggal putra pra remaja sangat mengesankan. Ini juga menjadi sejarah baru bagi SMPN 1 Blitar karena pertama kali meraih emas di kategori seni tunggal. Semoga ke depan lebih baik lagi,” tutur pria yang juga Founder Golden Silat Club Blitar ini.

Dia mengungkapkan, capaian yang diraih oleh siswa di lembaga besutannya tersebut cukup mendominiasi gelaran kejuaraan Pencak Silat SMANEGA Cup se-Jatim Tahun 2022. Namun, karena para siswa mewakili sekolah masing-masing, sehingga tidak ada istilah juara umum yang dibawa oleh Golden Silat Club Blitar.

Baginya, hal ini tidak menjadi persoalan. Sebab, salah satu tujuan lembaga bimbingan olahraga ini adalah untuk mengembangkan minat dan bakat siswa.

 

(Dok. Galang For Radar Blitar)

 

Fauzi hanya berharap, capaian ini tidak membuat para siswa cepat berpuas diri. Sebaliknya, rajin dan konsiten dalam latihan musti dilakukan. Tidak hanya mempertahankan capaian juara namun juga untuk mendulang presatasi yang lebih tinggi di kemudian hari. “Mudah-mudahan semangat ini juga diikuti oleh komitmen pemerintah daerah. Sebab, prestasi tidak hanya untuk para atlet namun juga membawa nama besar daerah asalnya,” tandas Fauzi. (hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.