Semakin Dekat dengan Pembaca

Gelar Seminar Kesehatan, RSUD dr Iskak Siap Layani Infertilitas

Tulungagung – Berikan seminar kesehatan infertilitas (gangguan kehamilan), rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung siap layani permasalahan infertilitas pada masyarakat Tulungagung. Hal itu lantaran seluruh spesialis yang diperlukan untuk menangani infertilitas telah tersedia di rumah sakit pelat merah tersebut.

Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, dr Supriyanto Dharmoredjo SpB FINACS MKes  mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi berlangsungnya kegiatan seminar kesehatan infertilitas dengan tema “Mewujudkan Impian Memiliki Buah Hati”.

Menurut dia, terselenggarakannya kegiatan seminar tersebut merupakan upaya civitas hospitalia RSUD dr Iskak dalam pengembangan diri, serta sebuah bentuk pengabdian kepada masyarakat di Tulungagung. “Luar biasa sekali, tanpa saya melakukan perintah. Itu merupakan sebuah inisiatif untuk mengembangkan diri sekaligus pengabdian kepada masyarakat, khususnya masyarakat Tulungagung,” jelasnya kemarin (26/11).

Kegiatan seminar kesehatan infertilitas yang diselenggarakan pada Sabtu (26/11) tersebut merupakan bentuk kesiapan RSUD dr Iskak dalam menangani permasyalahan infertilitas di Tulungagung. Seluruh spesialis yang diperlukan untuk menangani permasalahan infertilitas telah ditersedia di RSUD dr Iskak Tulungagung. “Sekarang ini sudah siap, spesialis yang diperlukan untuk infertilitas, kita sudah memiliki. Mereka juga telah dikolaborasikan. Tanpa saya menyuruh, mereka sudah berkolaborasi sendiri. Tinggal running saja sembari pembenahan,” tutupnya.

Dokter Spesialisasi Obstetry dan Gynekologi RSUD dr Iskak Tulungagung, Irfani Baihaqi mengatakan, perlu adanya persiapan-persiapan yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri untuk memiliki buah hati. Dengan persiapan yang telah dilakukan, maka dapat tercipta kehamilan yang baik sehingga buah hati sehat. “Dok, saya inginnya buah hati yang normal dan sehat. Normal itu kan secara fisik, kalau sehat itu baik secara fisik maupun secara psikologisnya. Semuanya itu tidak terjadi begitu saja, ada proses dan persiapannya,” paparnya.

Adapun persiapan yang harus dilakukan untuk mempersiapkan kehamilan yakni rutin berkonsultasi ke dokter, menjaga berat badan, lengkapi kebutuhan nutrisi, pemilihan waktu untuk berhubungan intim, dan rutin berolahraga. Tak hanya itu, menjaga kebersihan pada organ intim juga tak kalah pentingnya. “Tidak perlu dibersihkan dengan sabun sampai bersih gitu, karena pada organ intim terutama perempuan terdapat floral normal vagina. Jadi, tidak perlu dibersihkan pakai sabun sampai bersih. Memang kumannya mati, tapi floral normalnya juga akan mati,” tandasnya.

Dokter Spesialis Andrologi RSUD dr Iskak Tulungagung, Cinta Ayu Abutari mengatakan, pemeriksaan kesuburan pada suami sering diabaikan oleh pasangan suami istri. Padahal menurutnya, tidak hanya perempuan, memeriksa kesuburan pada suami juga tak kalah pentingnya. “Jadi untuk seluruh suami atau calon ayah agar bersedia memeriksakan kesuburannya, itu untuk mendukung program kehamilan,” jelasnya.

Permasalahan infetilitas pada pasangan suami istri cenderung mengalami peningkatan. Berdasarkan data, dari 39,8 juta pasangan usia subur di Indonesia, sekitar 10 persen hingga 15 persen mengalami permasalahan infertilitas atau gangguan kesuburan. “Dari jurnal tahun 2021, bahwa untuk pria dan perempuan itu kontribusi pada kehamilan sama besarnya. Banyak dari pihak pria atau suami itu tidak mau memeriksakan kesuburannya, padahal peran suami dan istri itu sama dalam kehamilan,” tandasnya. (mg2/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.