Semakin Dekat dengan Pembaca

Hari ini, Ribuan Siswa SD di Kota Blitar Rerebutan Golden Tiket

KOTA BLITAR – Ribuan siswa kelas IV SD bakal dipastikan ikut memperebutkan kuota 10 persen jalur golden ticket. Rencananya seleksi digelar hari ini.

Jalur ini diprediksi lebih ketat dari pada tahun sebelumnya. Sebab, jalur ini juga diikuti pendaftar dari luar kota. Antusiasnya pun cukup tinggi. Mekanisme seleksi golden tiket, ini diserahkan kepada masing-masing lembaga SMP.

Para peserta ujian memulai dengan simulasi atau gladi bersih. Harapannya agar calon peserta didik bisa beradaptasi dengan sarana prasarana (sarpras) dan model soal yang akan dikerjakan.”Sama seperti SMP lainnya, simulasi akan dilakukan 30 menit sebelum seleksi dimulai. Siswa mengerjakan secara online di sekolah,” ujar Kepala SMPN 1 Blitar July Setyanto, kemarin (16/1).

Para siswa diminta mengerjakan sebanyak 100 butir soal pilihan ganda. Terdiri dari mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika. Pengerjaannya berbasis komputer sehingga menghemat penggunaan kertas dan jawaban segera dikoreksi.

July menambahkan, nilai hasil seleksi golden tiket diumumkan secara langsung. Hasil tersebut akan memuat seluruh nilai partisipan. Namun, hanya 29 siswa teratas dengan nilai terbaik yang berhak mengklaim golden tiket. Jumlah itu sesuai dari pagu sekolah, yakni 288 anak.”Pendaftaran PPDB jalur golden tiket bisa dilakukan setelah seleksi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD dan SMP Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar Jais Alwi Mashuri membenarkan bahwa seleksi golden tiket dilakukan hari ini. Jalur ini terbuka untuk siswa SD dari luar kota. Sayangnya, siswa tak bisa mendaftar saat ujian sudah berlangsung. Sebab, proses pendaftaran dilakukan pada 9-14 Januari lalu.”Meski begitu, kami upayakan tetap memantau pelaksanaan. Jika ada keluhan siswa dan sekolah segera bisa ditangani,” ungkapnya.

Pria ramah ini menambahkan pelaksanaan seleksi diserahkan ke masing-masing lembaga. Namun, kuotanya harus sesuai dengan kebijakan dispendik. Pihaknya berharap jalur ini dapat dimaksimalkan oleh calon peserta didik. Dengan begitu berdampak positif untuk pendidikan anak dalam tiga tahun kedepan. “Peserta yang tidak lolos, bisa mendaftar melalui jalur lainnya. Tapi harus menunggu PPDB dibuka. Rencananya semua jalur PPDB dimulai Maret,” tandasnya. (sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.