Semakin Dekat dengan Pembaca

HP Hilang Kudu Datangi Disdukcapil, Proses Digitalisasi Adminduk Daftarkan Aplikasi dalam Gawai

Trenggalek – Para penggemar gadget yang hobi gonta-ganti smartphone, tampaknya harus mulai untuk bolak-balik kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Trenggalek. Hal itu untuk mendaftarkan aplikasi yang ada di dalam smartphone tersebut.

Sebab, seluruh data administrasi kependudukan (adminduk) akan tertera pada smartphone. Data adminduk tersebut termasuk kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) sebagai tanda identitas diri yang biasanya dibawa masyarakat. “Jadi nanti tidak ada istilah material KTP-el yang dimasukkan ke dompet dalam saku, sebab semuanya akan ada dalam smartphone itu,” ungkap Sekretaris Disdukcapil Trenggalek, Ririn Eko Utoyo.
Dia melanjutkan, itu dilakukan untuk proses digitalisasi adminduk. Nantinya pada tiap smartphone akan ada semacam aplikasi yang memuat identitas diri. Hal tersebut termasuk nama, alamat, nomor induk kependudukan (NIK), dan lainnya layaknya KTP-el. Bahkan, sistem tersebut akan terhubung dengan pihak lain, semisal perbankan untuk mengurus berbagai keperluan. Dari situ, jika ada yang menanyakan KTP-el, pemilik tinggal menunjukkan identitas melalui aplikasi tersebut. “Karena itu, jika HP hilang atau ganti HP, pemilik harus melapor ke sini (kantor disdukcapil, Red) untuk keperluan instalisasi,” katanya.

Kini program digitalisasi tersebut masih dalam tahap persiapan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), seperti developing dan pemantapan sistem. Sebab, diperlukan sarana dan prasarana yang memadai terkait hal tersebut. Dengan begitu, nanti tidak ada lagi istilahnya fotokopi KTP-el sebagai syarat mengurus hal tersebut. Karena itu perlu adanya semacam alat guna merekam identitas untuk menggantikan fotokopi KTP-el ke berbagai instansi yang memerlukan data.

Ditambahkan, pastinya mendekati program tersebut akan dilaksanakan sosialisasi. Sebab, dengan ini masyarakat wajib memiliki smartphone agar bisa membawa kartu identitasnya. “Sosialisasi pastinya akan kami lakukan, khususnya kepada orang tua lanjut usia. Sebab, seperti yang diketahui bersama, saat ini orang tua masih kesulitan dalam mengoperasikan smartphone,” jelas Ririn.(jaz/c1/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.