Semakin Dekat dengan Pembaca

Januari Mulai Rekrut Pantarlih

KOTA BLITAR – Menjelang pemutakhiran data pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar segera merekrut pantitia pendaftaran pemilih (pantarlih). Rencananya, seleksi pantarlih dimulai Januari atau awal tahun ini.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan Data dan Informasi Ninik Sholikah menjelaskan, pantarlih nantinya bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Seleksi pantarlih dijadwalkan dibuka pada Januari. “Mereka akan bertugas selama kurang lebih dua bulan,” terangnya.

Berbeda pada pemilu sebelumnya, jelas dia, pantarlih hanya bertugas selama sebulan. Di pemilu 2024, masa kerja pantarlih bertambah satu bulan. “Coklit nanti juga tidak lagi secara manual, melainkan berbasis android, yakni menggunakan aplikasi coklit,” terangnya.

Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh pantarlih. Di antarnya, pantarlih harus melek IT, cermat dan tangkas. Namun, KPU belum mengetahui pasti berapa jumlah pantarlih yang dibutuhkan dalam coklit tahun ini. Yang pasti, jumlah pantarlih nanti menyesuaikan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Blitar.

Pantarlih memang harus cermat dalam coklit. Data pemilih yang diteliti harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sebab, itu sebagai bahan untuk pemutakhiran data pemilih sementara (DPS) hingga nantinya ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT).

Meskipun nantinya menggunakan aplikasi khusus coklit, pantarlih tetap harus cermat dan teliti. Aplikasi coklit nantinya diterapkan di masing-masing TPS. KPU memperkirakan, jumlah TPS tersebar di 481 titik.

Meski begitu, angka tersebut belum final. Bisa jadi ada penambahan titik. Bergantung pada Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) hasil sinkronisasi. “Saat ini, hasil sinkronisasi belum turun,” terang Ninik.

Rencananya, pemutakhiran data pemilih dimulai awal tahun ini hingga Juni. Pemutakhiran data diperlukan untuk memastikan kevalidan data pemilih sebelum nantinya ditetapkan menjadi DPT. (sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.