Semakin Dekat dengan Pembaca

Jeli Pilah Atlet Jelang Tiga Kejuaraan

KOTA BLITAR – Jajaran pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Blitar harus jeli dalam menyeleksi atlet jelang kejuaraan di tahun ini. Pasalnya, kalender pembinaan dan kejuaraan dipastikan padat.

Tahun ini PRSI dipastikan turun di tiga kejuaraan berbeda. Yakni, Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Timur (Jatim), Kejuaraan Nasional (Kejurnas), dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jatim. “Yang paling dekat adalah kejurda. Kira-kira Maret mendatang sudah mulai digelar,” jelas anggota dewan pembina PRSI Kota Blitar, Priyo Purwoko, kepada koran ini.

Mengingat terbatasnya jumlah atlet, jajaran pengurus harus jeli dalam memilih atlet yang akan diturunkan. Itu berarti, para atlet bakal dibagi menjadi tiga kelompok berbeda di masing-masing kejuaraan. Namun, opsi lainnya adalah mengikutsertakan atlet di lebih dari satu kejuaraan. “Itu kalau kriterianya memenuhi,” lanjutnya.

Perlu diingat, masing-masing kejuaraan punya regulasi yang berbeda. Misalnya, usia maksimal atlet porprov adalah 21 tahun, sedangkan batas usia atlet kejurda adalah 19 tahun. Maka, atlet berusia di rentang tersebut berpeluang bisa berpartisipasi di dua kompetisi.

Untuk itu, lanjut Purwoko, pihaknya berencana untuk menyegerakan seleksi atlet. Meski tak merinci waktu pelaksanaan, dia menginstruksikan tim pelatih untuk menggelar agenda tersebut sebelum bulan depan. “Karena kami juga harus melihat usia atlet. Jadi, ndak boleh lama-lama,” ujarnya.

Di samping itu, PRSI juga sedang sibuk merumuskan program latihan yang efisien. Sebab, sejak September 2022 lalu, para atlet diberi tambahan jadwal latihan. Kini, perenang Kota Blitar wajib melakoni latihan sebanyak enam hari dalam sepekan. “Itu pun digelar dua sesi dalam sehari. Yakni, pagi dan sore,” jelasnya.

Adapun kendala yang harus dihadapi induk cabor saat ini adalah cuaca. Seperti yang diketahui, dalam beberapa minggu terakhir, wilayah Bumi Penataran sering diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Khususnya saat sore hari. “Jelas itu kendala. Karena itu, kami buat kebijakan untuk meliburkan latihan satu sesi,” pungkasnya. (dit/c1/sub)

Leave A Reply

Your email address will not be published.