Semakin Dekat dengan Pembaca

Jumlah Siswa Miskin Meningkat

KABUPATEN BLITAR – Grafik jumlah siswa dengan latar belakang ekonomi kurang mampu dipastikan bertambah. Kondisi ini tak luput dari sorotan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar. Buktinya, tahun depan lebih dari 10 ribu anak diusulkan menjadi penerima program bantuan kepada siswa miskin (BKSM).

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Blitar Wiji Asrori mengatakan, program tersebut memang difungsikan untuk siswa dan orang tua yang tidak mampu. Terutama saat menghadapi pandemi Covid-19.

Tahun ini, penerima bantuan program tersebut sekitar 3.000 anak. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu yang hanya sebanyak 2.000 penerima. “BKSM sangat diperlukan. Ditambah dampak wabah, kami minta sekolah agar menyurvei data anak yang betulbetul butuh. Ini juga agar sekolah mau berjibaku mendata siapa yang memerlukan,” ungkapnya, kemarin (4/12).

Setelah melalui berbagai tahap pendataan, lanjut dia, pihaknya mendapati sebanyak 7.000 siswa dari jenjang PAUD hingga SMP. Mereka bakal diusulkan menerima bantuan tahun depan. Nah, jika diakumulasikan dengan jumlah penerima tahun ini, maka tahun depan ada lebih dari 10 ribu siswa penerima BKSM.

Disinggung soal mekanisme penyaluran, Wiji -sapaan akrabnya- mengaku bahwa bantuan berupa uang tunai. Siswa yang tercatat sebagai sasaran BKSM bakal mendapat bantuan via transfer rekening. Dengan begitu, bantuan tersebut bisa langsung diterima orang tua (ortu) dan dipergunakan untuk menunjang kebutuhan belajar anak.

“Jumlah ini ada kemungkinan besar karena dampak pandemi yang luar biasa. Semoga ini meringankan kebutuhan ortu dan anak,” imbuhnya. Pihaknya belum mengetahui berapa jumlah bantuan yang bakal diterima masing-masing siswa. Namun, dia memastikan bahwa nominalnya tak jauh berbeda dari tahun ini. Nantinya, anggaran BKSM bersumber dari APBD 2023.

Pihaknya meminta ortu yang sudah menerima bantuan dapat memanfaatkan untuk menunjang belajar anak. Termasuk membelikan alat pembelajaran serta kepentingan asupan gizinya.

“Saat gizi bagus, konsentrasi juga bagus. Karena ada anak yang ternyata kalau pagi tidak sarapan,” tandasnya. (luk/c1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.