Semakin Dekat dengan Pembaca

Kabur, Pasien RSJ Tewas Cium Pohon

Diduga Tak Tahu Jalan

KABUPATEN BLITAR – Niat hati kabur dari rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang, Kabupaten Malang, Yuswono, warga Kabupaten Lumajang ini justru berakhir tragis. Nyawanya tak tertolong usai mengalami insiden kecelakaan tunggal di jalan umum Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kamis (19/1) malam. Korban yang kabur itu diduga tak tahu jalan pulang.

Kasatlantas Polres Blitar AKP Kadek Aditya Yasa Putra meyakini, dalam upaya melarikan diri itu, korban kebingungan mencari arah pulang ke Kabupaten Lumajang. Buktinya, pasien berusia 34 tahun itu sampai masuk wilayah Kabupaten Blitar. Padahal untuk sampai di Kota Pisang, Lumajang, Yuswono semestinya mengarah ke selatan lalu ke timur. Itu jika perjalanan dari RSJ Lawang, Malang.

“Mungkin saking bingung dan panik, korban salah jalur sampai masuk Blitar. Tapi saat insiden, arah motornya dari barat ke timur atau kembali ke Malang,” ujar Kadek kepada Koran ini.

Menurut penyelidikan, korban diketahui kabur dari RSJ Lawang sekitar pukul 15.15 menggunakan sepeda motor milik seorang perawat di rumah sakit tersebut. Namun, pihaknya tak bisa memastikan mengapa korban justru mengarah ke Blitar.

Sementara jika menilik hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tambah dia, laju motor dari barat ke timur seolah menandakan bahwa korban putar balik. Kemungkinan kembali ke Malang atau ke Lumajang.

“Apakah benar tidak tahu jalan, lalu bingung arah, atau justru panik. Terlebih, infonya, korban sempat dikejar oleh satpam RSJ sampai Singosari, Malang,” imbuhnya.

Kejadian ini bermula saat korban yang mengendarai Honda Supra N 6137 TDV berjalan dari arah barat ke timur di jalan umum Desa Siraman, Kecamatan Kesamben. Korban diketahui melaju kencang sehingga lepas haluan dan menghantam pohon beringin.

Pria ramah ini mengaku, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 19.30. Korban diketahui kabur dari RSJ pukul 15.15. Padahal, untuk sampai Blitar, pria malang ini harusnya tiba sekitar pukul 17.00. “Ada waktu lebih dari 2 jam sampai insiden terjadi. Bisa jadi korban sempat berkeliling atau justru berhenti di Blitar,” imbuhnya.

Kadek membenarkan bahwa Yuwono merupakan warga Kecamatan Sundoro, Kabupaten Lumajang. Korban diketahui menjalani perawatan di RSJ Lawang, Malang, sejak satu bulan terakhir. “Meluruskan informasi simpang siur, kami langsung konfirmasi ke pihak rumah sakit. Benar bahwa korban adalah pasien kabur. Pihak RSJ juga berupaya mencari saat itu,” tandasnya (luk/c1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.