Semakin Dekat dengan Pembaca

Kapolsek Sumbergempol Kaget Tanah Diminta Ahli Waris , Mapolsek Dipindah di SD 2 Sumberdadi

Tulungagung – Anggota Polsek Sumbergempol sempat kaget bahwa ternyata tanah yang ditempatinya adalah milik warga. Ahli waris tersebut meminta kembali tanahnya sejak tahun lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung merekomendasikan eks SD 2 Sumberdadi jadi tempat Mapolsek Sumbergempol.

Beberapa petugas terlihat membenahi instalasi listrik di eks SDN 2 Sumberdadi sejak tiga tahun kosong. Bahkan terlihat mandor yang menemani anak buahnya bekerja di tempat tersebut. Pria yang memakai baju putih dan tidak mau disebutkan identitasnya ini membenarkan bahwa gedung SD 2 Sumberdadi memang akan dijadikan Mapolsek Sumbergempol yang baru.

“Saya kaget seminggu lalu Polsek Sumbergempol didatangi orang yang mengaku ahli waris dari tanah yang kami tempati. Saya langsung laporan ke kapolres hingga dirapatkan ke Polda Jawa Timur (Jatim),” ujar Kapolsek Sumbergempol AKP Guruh Yudi Setiawan.Namun, setelah adanya permintaan tanah bangunan oleh ahli waris, pihaknya menunggu intsruksi pimpinan yakni Kapolres Tulungagung. Jika diharuskan pindah, pihaknya berlapang dada untuk mencari lokasi baru. Dia dan anggotanya sudah sejak Senin (9/1) kemarin mulai berkemas untuk pindah ke tempat baru.

Namun ternyata, Guruh tidak mengetahui pasti perihal asal muasal status tanah tempatnya bekerja lantaran baru beberapa bulan menjadi Kapolsek Sumbergempol. Apalagi, dia sebelumnya menjabat sebagai Waka Polsek Kedungwaru dan Guruh baru mengetahui bahwa lokasi tersebut hanya dipinjami oleh pemilik.”Jadi, akadnya dipinjami lokasi dan tidak menyewa. Karena itu ahli waris meminta kembali haknya. Jadi, saya tidak bisa berbuat banyak sesuai dengan instruksi pimpinan untuk dipindahlokasikan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menjelaskan, Mapolsek Sumbergempol yang berlokasi di sebelah barat palang pintu perlintasan kereta api akan dipindah. Kantor polisi yang lebih tepatnya berada di Jalan Raya Sumbergempol Nomor 28 masuk Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, rencananya akan menempati lokasi baru yakni di eks SDN 2 Sumberdadi. “Pemindahan di eks SDN 2 Sumberdadi selatan jalan tersebut dinilai representatif, dan kebetulan sudah tidak lama digunakan lantaran dimerger dengan sekolah lain,” jelasnya.

Meski demikian, orang nomor satu di Tulungagung itu enggan untuk memberikan alasan terkait adanya pemindahan lokasi Polsek Sumbergempol tersebut. Apalagi, masalah itu merupakan masalah internal Polri. Dia hanya mendapatkan permintaan lokasi dari Kapolres Tulungagung mengenai lokasi baru Mapolsek Sumbergempol. Di sisi lain, Kepala Desa Sumberdadi Muhammad Nahru membenarkan bahwa sejak tahun 2022 pihak ahli waris meminta tanah yang ditempati Polsek Sumbergempol. Namun, pihak ahli waris baru sempat realisasi untuk mempergunakan tanah polsek itu sekarang akan karena ada kesibukan tertentu.

“Ahli warisnya itu warga Jakarta dan telah beberapa kali konsultasi dengan saya. Baru diminta tahun 2022 karena telah lama kerja di Jakarta. Lalu, tahun lalu ahli waris pulang ke Sumberdadi dan sadar memiliki tanah yang ditempati Polsek Sumbergempol,” terangnya. Beruntung proses permintaan tanah oleh ahli waris dengan Polsek Sumbergempol berjalan aman. Bahkan, kedua belah pihak kooperatif sehingga tidak ada masalah yang menyertai dalam peralihan tempat ini. Sayangnya, Mapolsek Sumbergempol yang puluhan tahun menempati tanah itu harus bergeser dan akan menempati gedung baru bulan depan.(jar/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.