Semakin Dekat dengan Pembaca

Komplotan Pencuri Roda Empat, Penangkapan Libatkan Polres

KOTA, Radar Tulungagung – Licinnya penangkapan Supriadi, 56, asal Kabupaten Malang dan Imam Efendi, 47, warga Kota Malang, akhirnya dapat diamankan Satreskrim Polres Tulungagung seminggu lalu. Namun, polisi baru mengungkap pada Selasa (17/1). Mereka diamankan karena merupakan komplotan pencuri truk dan pikap.

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, pada Desember 2022 lalu pihaknya menerima laporan adanya pencurian pikap dan truk. Dua pelaku itu beraksi pada 12 dan 15 Desember 2022, di Kecamatan Karangrejo, Ngunut, dan Besuki. Selain itu, ada empat orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), kemudian pencarian dibantu oleh polres lain.

“Supriadi dan Imam ini merupakan satu komplotan. Keduanya tentu memiliki peran yang berbeda. Supriadi mencuri di Desa/Kecamatan Karangrejo pada 15 Desember, sedangkan Imam berperan sebagai  penadah,” ujar Agung yang dihubungi melalui telepon.

Beberapa hari setelah kejadian, petugas menerima laporan adanya kasus pencurian truk dan pikap tersebut. Setelah menerima laporan tersebut, Tim Resmob Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung langsung melakukan upaya penyelidikan. Namun, mereka tergolong sulit ditangkap lantaran pelaku sangat cerdik dalam menghindari petugas.

Agung lantas bekerja sama dengan Satreskrim Polres Kediri dan Blitar untuk membantu menangkap pelaku. Setelah petugas gabungan mengejar pelaku pencurian kendaraan tersebut, akhirnya Supriadi ditangkap di waktu yang bersamaan atau pada Jumat (13/1) sekitar pukul 01.00 WIB, di rumah kos masuk Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Saat pelaku berhasil diamankan, petugas akhirnya juga berhasil mengamankan barang bukti nomor polisi dan buku servis kendaraan yang dicurinya.

“Kami memeriksa bengkel milik Supriadi di Blitar dan ditemukan beberapa barang bukti. Dari itu, dia mengatakan ada pelaku lain yang berhasil kabur. Kami meminta bantuan Polresta Malang Kota dan Imam dapat diamankan ketika di Terminal Arjosari,” ungkapnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari Supriadi berupa 1 mata kunci T, 1 ikat oler kawat pembuka kunci, 3 pelat nomor polisi, 1 unit kendaraan Mio sporty, dan uang Rp 304 ribu. Lalu untuk Imam, 3 buah plat nomor, 3 kaleng botol cat, dan 1 buah buku servis.(jar/c1/din)

Leave A Reply

Your email address will not be published.