Sunday, May 29, 2022
No Result
View All Result
Radar Tulungagung | Semakin Dekat dengan Pembaca
  • Home
  • Index Berita
  • Berita Daerah
    • Tulungagung
    • Blitar
    • Trenggalek
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Sosok
  • Pendidikan
  • Life Style
  • Sport
  • Home
  • Index Berita
  • Berita Daerah
    • Tulungagung
    • Blitar
    • Trenggalek
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Sosok
  • Pendidikan
  • Life Style
  • Sport
No Result
View All Result
Radar Tulungagung | Semakin Dekat dengan Pembaca
Home Headline
Anggota DPRD Tulungagung Ali Munib: Angkutan Sarat Muatan Biang Kerusakan Jalan di Tulungagung

ASLI TAPI PALSU: Fajar menunjukkan BPKB yang digunakan untuk menipu korban tukang gadai hingga mengalami kerugian Rp 30 juta.(ZAKI JAZAI/RADAR TRENGGALEK)

Korban Merugi Rp 30 Juta, 3 Tersangka Palsukan BPKB di Trenggalek Divonis Beragam

March 9, 2022
in Headline, Hukum dan Kriminal
0

TRENGGALEK – Masyarakat Bumi Menak Sopal yang biasa bertransaksi kendaraan motor bekas, baik dalam hal jual beli atau gadai harus lebih waspada. Pasalnya, saat ini ada modus baru aksi penipuan terkait transaksi tersebut dengan memalsukan buku pemilikan kendaraan bermotor (BPKB).

Buktinya, tiga pelaku telah dijatuhkan hukuman karena tindak pidana tersebut. Mereka adalah Agusdin Prasetyo Agung Nugroho (AG), Heru Santoso (HS), dan Supriyanto (SP). Mereka bertiga dijatuhi hukuman yang berbeda atas masing-masing perannya dalam kasus tersebut. “Kendati perannya berbeda, berdasarkan fakta persidangan dalam kasus itu ketiganya dinyatakan bersalah, karena merugikan korbannya hingga puluhan juta rupiah,” ungkap Kasi Pidum Kejari Trenggalek Fajar Nurhesdi.

Dia melanjutkan, itu terlihat dalam putusan majelis hakim terkait kasus tersebut. Vonis terberat dijatuhkan kepada AG yang mendapatkan vonis 10 bulan penjara. Sedangkan untuk HS dan SP masing-masing mendapatkan vonis enam bulan penjara, karena peran serta keduanya. Vonis yang diberikan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). “Ini seperti yang terjadi pada otak pelaku AG, yang kami tuntut satu tahun penjara dan mendapatkan putusan 10 bulan,” katanya.

Sedangkan untuk kasus tersebut terjadi sekitar akhir 2021 lalu. Saat itu terpidana SP menghubungi AG untuk minta dicarikan BPKB dan STNK palsu beserta mobilnya. Dokumen palsu tersebut rencananya akan digadaikan ke koperasi maupun perseorangan. Mendapatkan permintaan tersebut, akhirnya AG bersama HS menyewa sebuah mobil jenis minibus. Setelah itu mereka memesan BPKB palsu dari seorang pelaku lain yang saat ini telah ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). BPKB palsu tersebut dari segi material dikatakan asli, namun identitas kendaraan yang ada di dalamnya dihapus oleh pelaku dan diganti sesuai pesanan terpidana tersebut.

Barang palsu tersebut kemudian diantarkan dan diserahkan kepada SP. Sindikat ini pun mulai memainkan aksinya, SP menggadaikan surat kendaraan palsu kepada seorang korban di Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek. Karena material asli dan tulisan yang ada hampir mirip, akhirnya korban berhasil dikelabui dengan menyerahkan uang gadai senilai Rp 30 juta. Dari situ, uang hasil gadai BPKB palsu tersebut oleh SP dibagi menjadi tiga dengan komposisi, AG mendapat Rp 12,8 juta, SP Rp 11,2 juta, dan HS menerima Rp 3 juta. Sedangkan Rp 3 juta sisanya sebagai biaya administrasi gadai.

Aksi penipuan itu akhirnya terbongkar setelah korban curiga dengan fisik serta kode yang tertera pada BPKB. Sebab, bukti kepemilikan kendaraan itu seharusnya digunakan untuk sepeda motor. Dari situ korban akhirnya melakukan pengecekan BPKB tersebut ke samsat, ternyata didapati bahwa BPKB tersebut asli tapi palsu. Itu terjadi lantaran, jika dilihat oleh orang awam, sekilas BPKB tersebut tidak ada yang mencurigakan sebab material yang digunakan asli. Namun saat diteliti, terlihat bekas tulisan yang dihapus dan ditindas dengan tulisan baru.

Karena merasa dirugikan akhirnya korban melaporkan kasus tersebut ke polisi untuk proses hukum hingga dilimpahkan ke kejaksaan. Sedangkan dalam perkara ini, petugas menyita tiga lembar BPKB dan STNK palsu. Terkait barang bukti itu, majelis hakim memerintahkan jaksa melakukan penyitaan untuk dimusnahkan. “Untuk kedua pelaku HS dan SP mendapatkan vonis lebih ringan karena telah mengembalikan kerugian ke korban. Selain itu, ketika menjalani proses persidangan, mereka bertiga mengakui perbuatannya,” jelas Fajar. (jaz/c1/rka)

Tags: kabupaten trenggalekkota trenggalekperistiwa trenggalekradar mataramanradar trenggalektrenggalektrenggalek hari initrenggalek update
ShareTweetSendShareShare
Previous Post

Menko Airlangga: Membayar dan Melaporkan Pajak Merupakan Bentuk Kecintaan Kepada Negara

Next Post

Kisah Bidan Desa Umiati yang Sering Kena Damprat dalam Tangani Stunting di Gandusari

Related Posts

Muhammad Rifa’i Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar

Waduh, Jawaban Siswa saat USBK Tidak Terkirim, Ini Penyebabnya

by Radar Blitar Jawa Pos
28 May 2022
0
154

KABUPATEN BLITAR - Puluhan peserta ujian sekolah berbasis komputer (USBK)...

Kreativitas Aris Mujawat, Warga Blitar Ubah Barang Bekas Jadi Berkelas

Ini Alasan Petani Blitar Keberatan Subsidi Pupuk Dihapus

by Radar Blitar Jawa Pos
27 May 2022
0
668

KABUPATEN BLITAR - Kebijakan pemerintah pusat menghapus subsidi pupuk membuat...

6 Nyawa Hilang, Sopir Harapan Jaya Maut Dituntut 1 Tahun

by Editor RaTu
27 May 2022
0
138

TULUNGAGUNG – Tersangka kecelakaan bus Harapan Jaya dengan KA Dhoho...

Load More
Next Post
Anggota DPRD Tulungagung Ali Munib: Angkutan Sarat Muatan Biang Kerusakan Jalan di Tulungagung

Kisah Bidan Desa Umiati yang Sering Kena Damprat dalam Tangani Stunting di Gandusari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Nursalim, Mantan Karyawan Bank Pilih Geluti Olahan Daun Talas yang Tembus Pasar Ekspor

1 month ago
116
Melongok Proses Penyulingan Minyak Gaharu di Kanigoro

Melongok Proses Penyulingan Minyak Gaharu di Kanigoro

4 months ago
742

Popular News

    Facebook Instagram Twitter Youtube

    Radar Tulungagung

    Jawa Pos Radar Tulungagung adalah media yang memiliki 4 wilayah edar yaitu Tulungagung, Kabupaten Blitar, Kota Blitar dan Trenggalek.

    Category

    Currently Playing

    © 2022 PT Tulungagung Intermedia Digital

    No Result
    View All Result
    • Home
    • Index Berita
    • Berita Daerah
      • Tulungagung
      • Blitar
      • Trenggalek
    • Peristiwa
    • Hukum dan Kriminal
    • Sosok
    • Pendidikan
    • Life Style
    • Sport

    © 2022 PT Tulungagung Intermedia Digital