Semakin Dekat dengan Pembaca

Krisis Nasionalisme Membayangi, Perda PPWK Akan Segera Terealisasi

KOTA, Radar Trenggalek – Seiring zaman, jiwa nasionalisme pada generasi penerus kian terkikis. Maka dari itu, perlu ada formula yang dapat menggugah nasionalisme agar merasuk ke dalam jiwa para pelajar.

Kepala SMPN 1 Panggul Agus Suyitno membenarkan bahwa krisis nasionalisme secara global pada generasi muda itu benar adanya. “Memang perlu membangkitkan rasa, jiwa nasionalisme siswa,” ungkapnya.

Menurut Agus, pemicu krisis nasionalisme itu muncul dari berbagai aspek, mulai dari tingkat keluarga hingga dampak dari perkembangan teknologi yang mendominasi zaman digital ini.

Karena itu, dalam penilaiannya, Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) dapat berdampak positif untuk mendongkrak jiwa nasionalisme para pelajar tingkat SMP khususnya. “Krisis nasionalisme itu berdampak pada karakter, rasa kepercayaan atas nasionalisme menjadi jauh berkurang,” ujarnya.

Kepsek yang mulai menjabat sekitar Februari 2022 itu mengapresiasi Pemkab Trenggalek yang memiliki peraturan daerah (perda) tentang PPWK. Diharapkan itu dapat berdampak baik dalam mendongkrak jiwa-jiwa nasionalisme kalangan pelajar. “Bisa berdampak positif,” ujarnya.

Namun begitu, satuan-satuan pendidikan tingkat SMP sederajat belum bisa menerapkan PPWK karena belum ada petunjuk teknis (juknis) berkaitan terhadap pelaksanaannya. “Tidak cuma pelajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) saja, tapi bisa masuk ke semua matpel. Teknisnya, bapak-ibu guru bisa diberikan materi untuk menyisihkan untuk PPWK ini,” ungkapnya.

Hal senada pun diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Trenggalek Sukarodin. Menurutnya, penyelenggaraan PPWK dalam tataran teknis bisa dengan cara memutar lagu-lagu nasional baik sebelum jam masuk sekolah maupun sewaktu jam istirahat. “Yang menjadi miris, generasi sekarang yang diingat itu lagu-lagu Aja Dibandhing-bandhingke, dibanding lagu-lagu nasional. Ini berbeda dengan zaman kita dulu yang diminta menghafal butir-butir Pancasila sebelum masuk sekolah,” ujarnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPRD Trenggalek Muhtarom belum merespons terkait apakah raperda PPWK yang sudah diundangkan menjadi perda atau belum. (tra/rka)

Leave A Reply

Your email address will not be published.