Semakin Dekat dengan Pembaca

Laboratorium Dinas PUPR Tulungagung Kantongi Sertifikat ISO 17025

TULUNGAGUNG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung kini sudah memiliki laboratorium berstandar nasional Indonesia (SNI). Itu setelah lolos verifikasi administrasi dan faktual dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Dengan begitu, laboratorium Dinas PUPR Tulungagung di Jalan Raya Sumbergempol ini sudah mengantongi sertifikat ISO 17025. Maka, tempat pengujian tersebut dianggap kompeten secara teknis. “Ada lima persyaratan dan di dalamnya seluruh item harus dipenuhi ketika mengajukan ke KAN. Daftar hingga proses penerbitan sertifikat ISO 17025 pada 25 Mei lalu, butuh waktu sembilan bulan,” ungkap Kepala Dinas PUPR Tulungagung Dwi Hari Subagyo melalui Sekretaris Dinas PUPR Farid Abadi, kemarin (29/7).

Dia mengaku, lima syarat itu termasuk persyaratan umum, struktur organisasi, sumber daya, proses, dan manamajen. Teknis-teknis penilaian persyaratan umum meliputi pihak laboratorium tidak boleh berpihak kepada siapa pun, harus objektif, dan lain-lain. Syarat struktur ini mulai dari kepala dinas hingga kasi laboratorium. “Untuk syarat sumber daya ini personel harus kompeten, punya sertifikat keahlian, peralatan laboratorium yang dikaliberasi secara berkala,” ungkapnya.

Kaliberasi peralatan ini merupakan bagian pengecekan akurasi, termasuk timbangan, penggaris, serta lainnya. Jadi, alat untuk melakukan pengujian benar-benar valid dan akurasi tepat.

Sementara persyaratan proses, laboratorium harus mempunyai prosedur yang jelas. Setiap masing-masing personel atau bagian ada standar operasional prosedur (SOP), studi banding antarlaboratorium, maupun antara personel. “Persyaratan manajemen termasuk dokumen terdokumentasi dengan baik. Ada tindakan apabila ada risiko pengujian. Ada upaya peningkatan pelayanan yakni umpan balik ke dari konsumen, koreksi, serta ada audit internal,” katanya.

Dengan terpenuhinya berbagai syarat tersebut, maka kualitas konstruksi akan lebih bermutu dan dipercaya masyarakat. Selain itu, guna meningkatkan daya saing kabupaten ini. Di Jawa Timur (Jatim) hanya ada dua laboratorium sudah ISO, yaitu milik provinsi dan Dinas PUPR Tulungagung.

Terkait layanan yang diberikan laboratorium PUPR ada pengujian beton, aspal, dan tanah. Dari tiga kategori, ada 14 paramater yang bisa dilakukan pengujian. Yakni, berat jenis aspal, beton silinder, kadar lumpur, kadar air, dan lain-lain. “Jadi, masyarakat umum bisa memanfaatkan jasa layanan bidang konstruksi ini saat hari kerja,” tandasnya.

Ada beberapa pelaku jasa konstruksi yang sudah memanfatkan laboratorium milik PUPR Tulungagung, termasuk konsultan Bandara Kediri dan Jalur Lintas Selatan (JLS).

Sementara itu, salah satu konsultan jasa kontruksi, Suryanto mengaku sudah sering memanfaatkan laboratorium milik dinas PUPR ini. Terbaru untuk perencanaan pembangunan jalan Nglutung-Kedoyo dan Krosok-Nglurup, Sendang. Pihak laboratorium ikut mendampingi ke lapangan karena ada beberapa tes yang harus dilaksanakan. “Tadi untuk mengetahui kekuatan dasar jalan atau daya dukung tanahnya sebelum proses pengerjaan. Jika laboratorium sudah ISO, tentu bisa sebagai dasar untuk jaminan kualitas pekerjaan,” ungkap personel CV Mulya Karya ini. (mg1/c1/din)

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=wsFj3YcCu8w[/embedyt]

Leave A Reply

Your email address will not be published.