Semakin Dekat dengan Pembaca

Lagi-lagi Pengendara Roda Dua Dominasi Pelanggaran Lalin

KOTA BLITAR – Kesadaran pentingnya keselamatan berkendara oleh masyarakat masih minim. Buktinya, pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum (wilkum) Polres Blitar Kota relatif tinggi.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono melalui Kasat Lantas AKP Mulya Sugiharto menyatakan, ada 828 pelanggaran lalu lintas dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Yakni, 13-24 Juni. Jumlah itu merupakan hasil rekapitulasi pelanggaran lalin yang tersebar di berbagai wilayah. “Rinciannya, kami dapati 681 kasus pelanggaran lalin melalui penerapan ETLE dan 147 kasus pelanggaran lalin melalui mobil INCAR,” bebernya.

Meski tak merinci jenis pelanggaran lalu lintas yang dimaksud, Mulya mengaku jika sebagian besar pelanggar didominasi pengendara roda dua. Yakni, pengendara motor yang secara sengaja menerobos rambu lalu lintas. “Lalu, sebagian besar pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan roda empat adalah tidak mengenakan safety belt atau sabuk pengaman,” jelasnya.

Dia melanjutkan, data itu membuktikan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terkait keselamatan berkendara masih rendah. Tentu hal ini disayangkan, mengingat sebagian besar kasus kecelakaan lalu lintas diakibatkan pengguna jalan yang tidak tertib alias sengaja melanggar rambu lalu lintas.

“Ini sangat disayangkan. Apalagi, kami juga masih banyak mendapati sekelompok pemuda yang kedapatan tidak menggunakan kendaraan bermotor sesuai standar,” terangnya.

“Dan bahkan terlibat kegiatan nongkrong-nongkrong dengan indikasi melakukan balap liar,” imbuhnya.

Meski begitu, dia mengeklaim jumlah pelanggar lalu lintas dalam beberapa waktu terakhir terbilang turun. Itu jika dibanding dengan jumlah pelanggar yang terjaring dalam razia sebelumnya. Hal itu tak lepas dari penerapan tilang elektronik melalui dua metode. Yaitu, metode statis melalui ETLE dan metode mobile melalui mobil INCAR. “Sebab, sebelum kita terapkan ETLE dan INCAR, jumlah pelanggar lalu lintas yang terjaring bisa menyentuh angka ribuan dalam kurun waktu yang sama,” tandasnya. (dit/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.