Semakin Dekat dengan Pembaca

Libas Emas di Kejurnas

KOTA BLITAR – Cabor bela diri kembali menyumbang prestasi bagi Bumi Penataran. Kali ini titel juara umum diraih Pengkab Muay Thai Kabupaten Blitar. Yakni, dari event Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muay Thai Banten 2022.

Pengkab mengirim enam atlet dalam event itu. Bertanding di hampir semua nomor yang dilombakan, para atlet mampu meraih banyak medali emas. Itu membuat kontingen Bumi Penataran berhak meraih gelar juara umum. “Secara hasil, ini sesuai target. Tapi, penampilan anak-anak memang di luar ekpektasi kami,” kata pelatih Pengkab Muay Thai Blitar, Sugeng Wahyu Widodo.

Itu berarti jajaran pengurus kudu siap dengan konsekuensi yang ada. Yakni, dicomotnya atlet Kabupaten Blitar untuk mengikuti gelaran selekda dan pelatda Jatim. Itu jadi persiapan kontingen Jatim jelang multievent terakbar tingkat nasional, PON XXI Aceh-Sumut pada 2024 mendatang.

“Berarti kami harus melepas beberapa atlet untuk berlatih di provinsi. Kami melihat ini sebagai peluang,” ujarnya.

“Walaupun kami juga harus menyiapkan banyak atlet muda ketika banyak atlet senior yang dipanggil untuk selekda,” imbuhnya.

Informasi teranyar, sedikitnya ada tiga atlet muay thai asal Kabupaten Blitar yang dilirik pengprov. Jumlah itu dimungkinkan bertambah, mengingat pengkab baru saja menyabet gelar prestisius di Kejurnas tahun ini.

Sejak awal, dominasi atlet Kabupaten Blitar memang sudah tampak. Bahkan, hal ini diamini oleh induk cabor dari berbagai daerah di Jatim. Widodo mengeklaim pola pembinaan atlet muay thai Kabupaten Blitar banyak diadopsi oleh jajaran pengurus luar daerah.

“Iya, karena barometer kick boxing dan muay thai di Jatim saat ini ada di Blitar. Karena itu, banyak daerah yang mengajukan permohonan untuk melaksanakan latihan bersama atau uji coba di sini,” tandasnya. (dit/c1/wen)

Leave A Reply

Your email address will not be published.