Semakin Dekat dengan Pembaca

Make-up untuk Kepuasan Diri

KOTA BLITAR – Sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), Sinta Puja Laila Tunida sering mengikuti berbagai perlombaan, salah satunya tari. Seringnya dia mengikuti lomba tari, membuatnya terbiasa beradu kepiawaian memoles wajah. Kebiasaan ini menjadikan dia terlatih untuk menjadi make up Artis (MUA) .

 

Hasil tak mengkhianati usaha. Ungkapan ini nyata adanya bagi sosok Sinta. Pasalnya karena keseriusan dia belajar make up, sekarang dia menerima tawaran untuk menjadi Make-Up Artis (MUA). Meskipun masih tiga tahun berlalu, dia sudah menjumpai banyak client dari luar kota, seperti Tulungagung, Malang, Kediri. Tak hanya make-up sederhana, tetapi dia sudah terampil hingga make up wedding.

Tidak sedikit waktu yang dia gunakan untuk belajar, namun dia terus mencoba hingga polesan make up karyanya disukai oleh semua orang. “Saya lebih sering make up dengan look natural dan terlihat elegan,” ujar anak sulung dari dua bersaudara ini.

 

Meskipun cantik tidak dilihat dari seberapa tebal make up, tapi menurutnya make up juga penting. “Make-up untuk kepuasan diri bisa memberikan positif vibes pada diri sendiri,” beber perempuan 21 tahun ini.

Meskipun sibuk menjadi seorang MUA, dia tidak melupakan dunia akademisnya. Baginya, pendidikan harus tetap menjadi prioritas. Dia mengatakan, pandai membagi waktu dan memaksimalkan kegiatan menjadi poin utama yang harus dilakukannya. “Saya selalu berusaha tepat waktu dalam mengerjakan apapun,” terangnya.

Dia mengaku, belum menjadi MUA profesional, sebab butuh proses untuk melampaui semua itu. “Jika ada doa dan usaha, harapan pasti akan sampai,” tandasnya. (mg1/hai)

Leave A Reply

Your email address will not be published.